Padang AT- Kabar mengejutkan datang dari kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat setelah Hendra Dupa menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Sekretaris Umum (Sekum) KONI Sumbar.
“Ya, saya sudah mengirimkan surat resmi mengundurkan diri dari KONI Sumbar. Saya keluar karena fokus kepekerjaan,” ujar Hendra Dupa di Padang, (27/3).
Katanya, sebelum mengajukan surat pengunduran diri, Hendra juga telah menyampaikan secara lisan kepada pimpinan KONI Sumbar. ”Saya sudah bicarakan dengan pimpinan KONI sebelumnya. Penguduran diri saya ini karena kesibukan,” ujarnya.
Mundurnya Hendra Dupa disayangkan beberapa pengurus cabang olahraga di Sumatera Barat. Bahkan beberapa cabor meminta agar Hendra tetap berada di KONI Sumbar hingga masa jabatannya berakhir.
Seperti dikatakan Wakil Sekum Pengurus Provinsi (Pengprov) Perbasi Sumbar, Dede Amri, pihaknya sangat menyayangkan keputusan mundur yang diambil Hendra Dupa sebagai sekretaris umum KONI Sumbar. Dia menyebut Hendra Dupa merupakan sosok yang vital dalam membangun KONI Sumbar termasuk dalam peningkatan olahraga prestasi di Sumbar.
“Memang hak pribadi dari beliau memilih mundur, tapi kami sebagai cabang olahraga sangat menyesalkan dan menyayangkan keputusan tersebut. Pak Hendra itu sosok yang cukup vital di KONI Sumbar dan cukup dekat dengan cabang olahraga baik secara personal maupun dalam kapasitasnya sebagai sekum KONI Sumbar,” ujar Dede saat dihubungi, Selasa (27/3).
Dede menambahkan, pihaknya sendiri tidak mengetahui secara pasti latar belakang dari pengunduran diri Hendra dari kepengurusan KONI Sumbar. Meskipun rumor yang berkembang, ada masalah dengan sesama pengurus benar adanya, diharapkan bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan.
“KONI itu sebagai induk organisasi olahraga harus lebih solid. Jangan sampai kejadian seperti ini terjadi dan harusnya bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan. Kami dari cabang olahraga terutama dari Perbasi masih membutuhkan sosok seperti Pak Hendra,” ucapnya.
Ketua Umum Squas Sumbar Agusmardi mengatakan pengunduran diri seorang sekretaris umum dalam sebuah organisasi mengindikasikan adanya sebuah persoalan dalam organisasi KONI Sumbar.
Dia mengatakan, ketiadaan jabatan sekretaris umum dalam sebuah organisasi seperti KONI Sumbar bisa mengganggu roda organisasi. Sosok Hendra dinilai sebagai sosok yang tepat dan sangat paham dalam pengelolaan sebuah organisasi.
Hendra Dupa menjabat sebagai sekum KONI Sumbar sejak 2010 saat KONI Sumbar dipimpin Syahrial Bahtiar dia menjabat sebagai wakil sekretaris. Pada persiapan Sumbar menghadapi PON XIX 2016, mantan anggota DPRD Padang dari Partai PAN itu memiliki posisi yang cukup strategis.(can/metrans)











