• BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Senin, Mei 17, 2021
  • Login
Andalas Time
Advertisement
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
Andalas Time
No Result
View All Result

Pemprov Sumbar Bersama MUI Terapkan ABS-SBK di Masyarakat

25 November 2020
Pemprov Sumbar Bersama MUI Terapkan ABS-SBK di Masyarakat

Andalas Time.com,Padang - Gubernur Sumbar meminta pedoman ABS-SBK yang akan diterapkan di SMA dibahas bersama MUI Sumbar dan bersama tage holder lainnya.

Katanya, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melalui Dinas Kebudayaan Sumbar melaksanakan implementasi prinsip-prinsip agama dan filosofi “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” (ABS-SBK) dalam kehidupan masyarakat.

Berita Lainnya

Wagub Audy Joinaldy Sambangi Rumah Seorang Ibu dan Dua Orang Anak Muallaf Yang Ditinggal Suami

Gubernur Mahyeldi Lepas Jenazah Nurhayati di makamkan Koto Nan Ampek Payakumbuh

Penghujung Ramadhan Wagub Audy Joinaldy Buka Bersama Petugas Posko Arus Mudik

Pembangunan bidang keagamaan di Sumbar diarahkan pada pengamalan agama dan “ABS-SBK” dalam kehidupan masyarakat dengan mengimplementasikan prinsip-prinsip yang terkandung pada filosofi adat budaya Minangkabau tersebut.

Ia menyebutkan, sasaran yang hendak dicapai dari implementasi tersebut adalah, peningkatan pemahaman ajaran agama, meningkatkan pelayanan kehidupan beragama, meningkatnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai adat dan budaya.

Sasaran lainnya, berkurangnya kenakalan remaja dan perbuatan maksiat dan berkembangnya lembaga seni budaya dan sosial masyarakat.

Kadis Kebudayaan Sumbar Gemala Ranti menyampaikan, nilai-nilai dan norma yang kita peroleh sepenuhnya sesuai dengan yang dalam pepatah adat disebut “warih nan dijawek, pusako nan ditarimo” kehidupan kita sebagai orang Minang. Nilai-nilai keminangkabauan ini sesuai perkembangan zaman berubah, perubahan dan tidak ada yang hilang dan tidak dipahami lagi oleh generasi sekarang.

“Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan pemangku adat terkait Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, perlu dibuat rumusan atau pedoman yang disepakati dapat diaplikasikan dalam masyarakat di nagari-nagari secara maksimal,” ungkap Ranti,

Lanjutnya, buku penyusunan dokumen ABS-SBK akan dirumuskan bersama majelis ulama Indonesia Sumatera Barat.

Tambahnya, dalam buku itu ada 99 butir meliputi ekonomi, pembagian harta waris dan maslah sosial serta persoalan kesejahteraan masyarakat. (hms Sumbar)

Post Views: 80
ShareTweetSend
Previous Post

Iklim Investasi di Sumbar : Tanah Ulayat Berpotensi Untuk Penanaman Modal

Next Post

Wagub Nasrul Abit : Pelabuhan Teluk Tapang Salah Satu Potensi Pertumbuhan Ekonomi Rakyat

Discussion about this post

  • BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Email: [email protected]

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In