• BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Selasa, November 24, 2020
  • Login
Andalas Time
Advertisement
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
Andalas Time
No Result
View All Result

Zalbadri”Kota Padang Belum Mampu Penuhi Kebutuhan Pangan”.

28 Februari 2018
Zalbadri”Kota Padang Belum Mampu Penuhi Kebutuhan Pangan”.

Berita Lainnya

NA-IC Akan Manfaatkan Pariwisata Untuk Genjot Perekonomian

Walikota Buka Musda DPD LPM Kota Payakumbuh Tahun 2020

Ketua DPD LPM Kota Payakumbuh Periode 2020-2025 Telah Dipilih, Walikota Harap Jalin Sinergitas Dengan Lebih Kuat Lagi

Padang AT- Kota Padang belum mampu memenuhi kebutuhan pangan sendiri. Selain karena pertambahan jumlah penduduk yang pesat, keterbatasan lahan pertanian dikatakan juga menjadi kendala untuk mewujudkan kemandirian pangan.

Kepala Dinas Pangan kota Padang, Zalbadri mengatakan, hingga saat ini, Kota Padang baru mampu menyediakan kebutuhan pangan sekitar 45 persen bagi 914.968 jiwa. Sisanya, sekitar 55 persen kebutuhan pangan masih dipasok dari wilayah tetangga.
“Sampai sekarang kita memang belum bisa memenuhi kebutuhan pangan sendiri untuk penduduk kita. Tapi kita tetap berupaya menjaga kebutuhan pangan tetap terpenuhi” sebut Zalbadri di Media Centre Balaikota Padang, Rabu (28/2).
Bahkan saat ini, sebut Zalbadri ada dua kelurahan yang ditetapkan sebagai kelurahan rawan pangan. Yakni Bukik Gado-gado dan Teluk Kabung Selatan.
Namun berbagai langkah telah dilakukan agar kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi.
“Diantaranya seperti pembinaan lumbung pangan masyarakat. Saat ini telah ada sebanyak 12 Kelompok lumbung pangan yang tersebar di 6 kecamatan. Selain itu juga dilakukan program pembinaan kelompok mandiri pangan khususnya pada kelurahan yang rawan pangan,” katanya.
Pembinaan 5 kelompok mandiri pangan yang telah memanfaatkan kegiatan Desa Mandiri Pangan dilakukan dalam bentuk penguatan modal kelompok yang digunakan untuk usaha ekonomi produktif.
“Saat ini baru komoditi ikan yang surplus di kota Padang. Selain telah memenuhi kebutuhan sendiri, ikan hasil tangkapan nelayan Padang bahkan juga diangkut dan dijual keluar.Jadi. pangan adalah kebutuhan dasar manusia paling utama yang harus dipenuhi,” tandasnya.(hms)
Post Views: 23
ShareTweetSend
Previous Post

Rahmad Wartira, “Wartawan Menjalankan Tugas Jurnalistiknya Tidak Dapat Dihukum Menggunakan KUHP”.

Next Post

Gubernur Sumbar Resmikan Banua Premiere Lounge di BIM.

Discussion about this post

  • BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Email: [email protected]

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In