• BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Selasa, September 27, 2022
  • Login
Andalas Time
Advertisement
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
Andalas Time
No Result
View All Result

Wirid Mingguan Diskominfotik Sumbar, Benni Warlis Ajak ASN Maknai Kemerdekaan

12 Agustus 2022
Wirid Mingguan Diskominfotik Sumbar, Benni Warlis Ajak ASN Maknai Kemerdekaan

Andalas Time.com,Sumbar - Kemerdekaan suatu bangsa dari belenggu penjajahan merupakan suatu hal yang wajib disyukuri. Namun ada belenggu lain yang juga harus diwaspadai setiap insan dalam kehidupan di dunia agar tidak terlepas dari fitrah selaku hamba Allah SWT, yaitu belenggu jiwa.

Demikian pesan tausiah disampaikan Staf Ahli Gubernur Provinsi Sumatera Barat Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan dan SDM, Buya Benni Warlis, selaku penceramah pada Wirid Mingguan Dinas Kominfotik Sumbar, di Mushala Al Ikhwan, Jl. Pramuka, Padang, Jumat (12/8/2022).

Berita Lainnya

Berikan Wawasan Kepada Mahasiswa, UNP Undang Dosen dari Berbagai Negara

Perumda AM Kota Padang Adakan Bimtek dan Gandeng B-TAM Pemeliharaan Instalasi Pengolahan Air

Irwan Basir Berikan Bantuan kepada Warga Musibah Longsor

“Makna kemerdekaan adalah bebas dari belenggu. Jika kemerdekaan bangsa, berarti bebas dari belenggu penjajah, maka kemerdekaan jiwa berarti bebas dari belenggu yang mengekang kebebasan jiwa sebagai fitrah manusia,” ujar Benni Warlis.

Menurut Buya Benni, terdapat 7 sikap yang bisa menjadi belenggu jiwa manusia, yakni prasangka buruk, prinsip hidup (yang salah), pengalaman (yang membuat seseorang merasa lebih baik), dan adanya kepentingan.

Sikap selanjutnya ialah perspektif atau sudut pandang yang salah, sifat kurang bersyukur (suka membanding-bandingkan) dan terakhir, sifat taqlid (fanatisme buta).

Solusinya lanjut Buya Benni, ialah berupaya semaksimal mungkin menjauhi sifat-sifat negatif tersebut melalui istighfar, shalat, puasa, zakat, dan tadabbur Al-Quran.Termasuk program wirid bulanan atau mingguan ASN seperti yang digelar oleh Diskominfotik.

Dalam kesempatan yang sama, Buya Benni juga memberikan hadiah berupa Quran per juz kepada peserta wirid yang mampu menjawab pertanyaan terkait materi tausiyah dengan baik dan benar. Selain itu, hadiah yang sama.juga diberikan mantan Plt. Sekdaprov Sumbar tersebut kepada Kadis Kominfotik Jasman Rizal.

Kegiatan wirid Dinas Kominfotik yang diadakan setiap jumat pagi itu menurut Kadis Jasman Rizal, diwajibkan untuk diikuti oleh setiap ASN dan karyawan. Bahkan, anggota dharma wanita Dinas Kominfotik juga ikut serta meramaikan kegiatan positif ini, sekaligus menjadikan momen wirid sebagai ajang pertemuan rutin dharma wanita.(doa/MMC)

Dinas Kominfotik Sumbar

Post Views: 32
ShareTweetSend
Previous Post

Gubernur Sumbar dan Wamentan Harvick Bahas Peluang Hilirisasi Sorgum di Sumbar

Next Post

Berantas Judi, Kapolda Sumbar: Kasihan Rakyat Kecil yang ikut Judi dengan Berharap secara Untung-untungan

Discussion about this post

  • BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Email: [email protected]

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In