Wako Mahyeldi Serap Aspirasi Warga Bungus Timur

HEADLINE145 Dilihat

Padang AT– Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo terus menyerap aspirasi warga kota salah satunya melalui kegiatan Jumat Keliling (Jumling). Kali ini Jumat (2/6), Walikota beserta jajaran kerjanya mendatangi Masjid Nurul Istiqamah, Timbalun Kelurahan Bungus Timur, Kecamatan Bungus Teluk Kabung (Bungtekab). Usai shalat Jumat dialog bersama pun dilangsungkan.

“Alhamdulillah, berbagai kegiatan program pembangunan cukup banyak dilakukan oleh Pemko di daerah Bungtekab dan sekitarnya. Sebagaimana,  masukan dan saran yang kita terima dalam kesempatan ini, menjadi bahagian untuk bisa kita sikapi untuk terus memajukan Bungus Timur ke depan,” ucap Walikota.

Adapun sebut Mahyeldi, untuk di Bungtekab berbagai program dan pembangunan telah dilakukan hingga saat ini. Diantaranya telah terbangun kokohnya dua jembatan di kawasan Bungus Timur. Kemudian pengendalian banjir, pembangunan jalan, peningkatan SDM masyarakat, pola tanam yang baik, keagamaan serta lainnya.

“Oleh karena itu, kekompakan dan sinergitas antara masyarakat dengan pemerintah sangat penting untuk lebih memajukan daerah ini ke depan,” sebutnya.

Adapun dalam kesempatan itu diantara saran dan harapan yang di sampaikan beberapa masyarakat adalah, usulan pengadaan mobil pemadam kebakaran yang standbye untuk wilayah Bungtekab dan sekitarnya. Hal ini diketahui, mengingat baru-baru ini telah terjadi musibah kebakaran di sebuah pondok pesantren di daerah Bungus. Dimana dalam kejadian itu api terlambat dipadamkan dikarenakan cukup jauhnya akses mobil pemadam kebakaran menuju lokasi.

“Untuk masalah ini, kita serahkan kepada Dinas Pemadam Kebakaran semoga cepat menanggapinya,” jawab Mahyeldi.
Selain itu juga warga lainnya ada juga yang mengharapkan kelanjutan pembangunan jalan proyek kerja sama Pemko Padang dengan Kodim 0312 Padang melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang sempat terhenti.
Menurutnya, pembangunan jalan yang  telah berlangsung sejak 2011itu, merupakan sebuah solusi, demi mengantisipasi kecelakaan mengingat cukup tingginya kerawanan berkendara dan bagi anak-anak yang melintasi Jalan Raya Padang-Painan sejauh ini.

“Pembangunan jalan tersebut terhenti karena menemukan permasalahan. Salah satu upaya mungkin dengan adanya kesepakatan bersama dari seluruh elemen masyarakat di sini. Sehingga itu diharapkan bisa mengambil sikap bagaimana ke depannya,” imbuh Wako sembari menutup dialog.

Di akhir kegiatan Walikota menyerahkan dana hibah dari Pemko sebesar Rp10 Juta untuk pembangunan masjid yang diterima pengurus masjid. Dimana dalam kesempatan itu juga hadir Indra Dt Rajo Lelo anggota DPRD Sumbar, Arpendi Dt Tan Bagindo anggota DPRD Padang, Unsur Forkopimka Bungtekab, tokoh masyarakat kenagarian setempat serta lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *