Wakil Ketua DPRD Kota Padang Asrizal Tersandung Izin Krematorium

Padang AT-Wakil ketua DPRD Kota Padang Asrizal terbitkan surat rekomendasi ke Pemko terkait pemberian izin Krematorium milik Himpunan Bersatu Teguh terjawab sudah. Surat dengan nomor 170/229/DPRD-Pdg/IV-2016 ditandatangani nya.

Surat berkop DPRD Padang yang ditujukan pada Wali Kota Padang itu disebut tidak melalui hasil rapat para wakil rakyat. Ketua DPRD Padang, Erisman ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa tidak ada rapat pimpinan atau rapat Bamus dalam menerbitkan surat tersebut.

“Saya tidak tau kenapa surat rekomendasi itu bisa keluar. Ketika saya tanya ke pimpinan lain, tidak ada rapat dari pimpinan atau rapat Bamus,” tegas Erisman yang dihubungi lewat telepon, Kamis (23/3/2017).

Terbitnya surat atas nama DPRD Padang terkait rekomendasi izin krematorium memang menjadi pertanyaan para wakil rakyat di Gedung Bundar Sawaha. Para anggota dewan menduga ada kongkalingkong pimpinan dewan dengan pihak HBT.

Menyikapi masalah ini, Asrizal yang menghubungi GoSumbar mengakui menandatangani surat rekomendasi tersebut. Menurut kader Partai Amanat Nasional ini, langkah itu diambilnya semata-mata membantu menyelesaikan persoalan krematorium.

“Agar tidak ada kisruh antara HBT dan HTT yang lebih meluas, saya berinisiatif saja menandatangani surat tersebut. Tidak ada maksud apa-apa dengan hal tersebut,” terang Asrizal yang mengaku sedang di Jakarta.

Apabila ada isu negatif tentang tandatangannya, lanjut Asrizal, itu sah-sah saja. Yang jelas dirinya tidak memiliki maksud apa-apa kecuali menyelesaikan persoalan krematorium dulunya. Disarankan, Pemko Padang, HBT dan masyarakat yang menolak duduk bersama sehingga terbentuk satu kesatuan.

Sementara Ketua Fraksi PAN DPRD Padang, Masrul Rajo Intan mengaku fraksinya belum mengambil langkah apa-apa terkait persoalan yang dihadapi kadernya. Menurut Masrul, dirinya baru mengetahui bahwa surat rekomendasi tersebut ditandatangani oleh Asrizal yang merupakan anggota Fraksi PAN.

“Media sabar dulu, nanti fraksi akan menyelidiki kebenaran informasi tersebut,” tegasnya(agb/Ic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *