Usai Gempa Mahyeldi dan Nasrul Abit Tenangkan Warga

KOTA PADANG140 Dilihat
Padang AT– Gempa yang berpusat di Mentawai pada Jumat (1/9) dinihari pukul 00.06 Wib, membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah. gempa yang berkekuatan 6,2 SR dan berpusat di Mentawai tidak berpotensi tsunami.
Namun begitu kuatnya gempa membuat warga cukup panik juga. Warga yang bertempat tinggal di sepanjang bibir Pantai di Kota Padang ada yang memilih meninggalkan daerah tersebut. Mengamankan diri ke arah ketinggian, menjauh dari pantai.
Sebagai pemimpin di Kota Padang, Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo mencoba menenangkan warganya. Begitu gempa terjadi, Walikota langsung menuju Pantai Padang.
Di sini, Walikota Padang melihat langsung kondisi air laut. Tidak terjadi penyusutan air laut ketika itu. Saat itu juga Walikota terus berkoordinasi dengan BPBD, BMKG, dan lainnya. Memastikan akibat yang ditimbulkan pascagempa.
“Kepada seluruh warga kita ingatkan untuk tidak panik, selalu menjaga keselamatan dan tetap waspada,” ujar Mahyeldi di tugu IORA, Pantai Padang, dinihari itu.
Pada gempa 2009 silam, saat seluruh warga panik, Mahyeldi juga langsung menuju Pantai Padang. Mahyeldi yang ketika itu menjabat sebagai Wakil Walikota Psdang, mencoba menenangkan warga agar tidak panik dan tetap waspada.
Sementara itu, pada Jumat dinihari tadi, Wakil Gubernur Sumatera Barat juga ikut menenangkan warga. Nasrul Abit menuju Kantor Gubernur. Setelah itu Nasrul Abit mengudara di corong mic Radio Republik Indonesia (RRI). Wagub mengimbau kepada warga untuk tetap waspada dengan gempa susulan.
Di Kota Padang, hingga berita ini diturunkan tidak terjadi kerusakan berat, sedang, maupun ringan akibat gempa Mentawai. Belum ada laporan kerusakan rumah maupun infrastruktur setelah gempa 6,2 SR itu(hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *