Syekh Mansur Ar Rimy Bedah Surat Al Asr Di Tausyiah Subuh

KOTA PADANG133 Dilihat

Padang AT-Tausyiah subuh yang diselenggarakan setiap hari dalam rangka pertemuan da’i dan ulama lintas internasional di Padang terus dilakukan di Masjid Darul Hujjaj, Asrama Haji Tabing, Kamis (13/7).

Dalam  tausyiah subuh itu, juri Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) asal Jeddah, Syekh Mansur Ar Rimy didapuk menyampaikan ceramahnya usai shalat subuh berjamaah. Syekh Mansur Ar Rimy membedah kandungan surat Al Asr.

Menurutnya, dalam surat Al Asr itu, Allah SWT bersumpah. Syekh Mansur Ar Rimy menekankan, jika Allah telah bersumpah itu tandanya ada perkara besar.

“Sebagai hamba Allah, kita harus mengetahui berita besar itu,” ujar Syekh Mansur Ar Rimy di depan jemaah.

Diterangkan Syekh Mansur Ar Rimy, dalam beberapa surat, Allah selalu bersumpah. Seperti bersumpah demi waktu, fajar, dan matahari.

“Sedangkan kita sebagai hamba Allah tidak boleh bersumpah atas nama makhluk apapun. Karena itu hak Allah,” tambahnya.

Setelah bersumpah pada ayat pertama (Wal ‘ashri), kemudian Allah menegaskan bahwa manusia dalam kerugian. “Siapakah yang manusia yang tidak merugi? Manusia yang tidak merugi apabila beriman,” ujar Syekh Mansur ArRimy.

Dipaparkannya, saat ini banyak manusia yang mengaku beriman. Beriman yang dimaksudkan di sini yakni manusia yang melaksanakan amal saleh.

“Kemudian melakukan amal saleh itu tidak saja dengan melaksanakan shalat saja, akan tetapi mengajak orang sekeliling untuk melakukan kebaikan tersebut,” tukasnya.

Dalam melakukan kebaikan ini, hamba Allah selalu dihadapi dengan masalah. Banyak halangan, seperti hasutan dari setan dan iblis. Ketika mengajak kebaikan kepada sesama muslim, ada yang menolak untuk berbuat kepada kebaikan. “Inilah yang menjadi penghalang selama ini, sehingga manusia merugi,” katanya.(tf/ch)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *