• BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Minggu, September 19, 2021
  • Login
Andalas Time
Advertisement
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
Andalas Time
No Result
View All Result

Mahyeldi : Dapodik Agar Tingkatkan Datanya Termasuk Perkembangan Anak Didik

2 September 2021
Mahyeldi : Dapodik Agar Tingkatkan Datanya Termasuk Perkembangan Anak Didik

Andalas Time.com,Pasaman Barat - Kemajuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sudah sedemikuan maju, dimana anak-anak telah pandai membaca dan menulis. Karena itu sebaikan pendidikan Sekolah Dasar (SD) dipersingkat waktunya menjadi 5 tahun agar kesempatan anak didik lebih cepat berkembang dalam tingkatan pendidikan selanjutnya.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dalam pertemuan dengan beberapa kepala sekolah di Pasaman Barat, di Lapangan Bolakaki Tuah Bersama Padang Tujuah - Pasaman Barat, Rabu (1/9/2021).

Berita Lainnya

Gubernur Mahyeldi: Pemimpin harus dipersiapkan sejak dini

Wagub Audy Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketua ORARI Sumbar 2021-2026

Gubernur Sumbar : Ilmu dan Karakter Harus Sejalan Dalam dunia Pendidikan

Gubernur Sumatera Barat
masih 6 tahun pada PAUD anak anak sudah bisa membaca dan menulis dan kondisi ini sebaiknya sudah bisa lima tahun agar cepat berkembang dan peluang mendapat peluang kerja lebih cepat.

“Dalam memberikan keleluasaan anak didik mengembangkan kemampuan diri juga sesuai bakat dan talentanya. Idealnya saat SMP ada buku yang mencatat data dan perkembangan kemampuan anak. Data ini tentunya akan membantu Si A ini kemana baiknya bagaimanq kedepannya,” ungkapnya.

Mahyeldi meminta Dinas Pendidikan agar mengembangkan materi aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapotik) yang lebih dilengkapi agar anak didik punyq data dan dapat mengarahkan anak didik kemana idealnya ia melangkah.

“Dapodik tentunya ada data dan peristiwa kegiatan siswa prilaku sehingga prediksi data yang dapat di perkirakan. Akan ada siklus pola pikir dan kemauan anak didik meningkatan kualitas dirinya yang juga dapat diketahui orang tua masing-masing dalam laporannya,” ujarnya.

Mahyeldi ada muncul berbagai pemikiran dalam memajukam SDM dilihat dari adanya modal kuat, dari bakat, talenta kemana anak didik bisa memaksimalkan kemampunannya.

“Kebutuhan masa kedepan bagi daerah tidak semua mesti sarjana, mesti aka juga yang punya skil dan kemampuan untuk bersaing di era digital dan global,” katanya

Gubernur Sumatera Barat mendorong anak anak kita dapat mengikuti sekolah kedinasan, TNI, Polri, perguruan tinggi terbaik dalam dan luar negeri. Anak SMA akan perlu ada tambahan pemberlajarab teory dan pemahaman masuk perguruan tinggi dan sekolag kedinasan.(Biro Adpim Sumbar)

Post Views: 60
ShareTweetSend
Previous Post

Gubernur Sumbar : Penanaman Mangrove Berpungsi Untuk Mitigasi Bencana

Next Post

Inspektorat Jenderal Kemenkumham Dapat Pujian Dari Lapas Padang

Discussion about this post

  • BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Email: [email protected]

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In