• BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Senin, November 29, 2021
  • Login
Andalas Time
Advertisement
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
Andalas Time
No Result
View All Result

Ikuti Diklatpim IV, Pejabat Tidak Lulus Dicopot

22 Januari 2018
Ikuti Diklatpim IV, Pejabat Tidak Lulus Dicopot

Berita Lainnya

SPFC Bertahan di Liga 2, Wagub Audy : Tahun Depan Kita ke Liga I

Wakapolda dan PJU Polda Sumbar hadiri HUT Korpri ke 50

Tiga Orang Guru Besar Universitas Negeri Padang Kembali Dikukuhkan

Padang AT- Sebanyak 30 pejabat struktural eselon IV di lingkungan Pemerintah Kota Padang mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV (Diklatpim IV) Pola Baru angkatan XXIV. Diklat ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Padang Ir. Asnel, M. Si di Aula Diklat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Barat, Padang Besi, Senin (22/1/2018).
Asnel menekankan, peserta diklat agar serius mengikuti semua tahapan. Hal ini supaya pejabat bersangkutan memiliki kompetensi, integritas dan profesionalitas dalam pelaksanaan tugas.
“Pejabat eselon IV peserta diklatpim diminta serius mengikutinya agar memiliki kompetensi dan integritas dalam tugas,” kata Asnel.
Sekda juga tidak segan-segan mengungkapkan ancaman bagi peserta yang tidak lulus, yaitu melepaskan jabatannya atau di copot.
“Bagi yang tidak lulus diklatpim harus melepas jabatannya,” kata Asnel.
Pemko Usulkan Penerimaan PNS
Selain itu, Asnel mengungkapkan, untuk mengisi e-formasi PNS yang kosong di lingkungan Pemko Padang, sudah diusulkan untuk penerimaan 900 orang Calon PNS. Pengusulan tersebut sudah disampaikan langsung ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk tahun 2018.
“Untuk mengisi kekosongan e-formasi, Pemko Padang sudah mengusulkan penambahan 900 PNS,” kata Asnel.
Hal itu baru usulan, kata Asnel. Pihaknya berharap moratorium penerimaan PNS bisa ditinjau kembali. Pasalnya kebutuhan PNS untuk Pemko Padang saat ini sudah mencapai 8.000-an. Kebanyakan untuk tenaga pendidik dan tenaga kesehatan serta perangkat kelurahan.
“Pengusulan penerimaan PNS tersebut disesuaikan dengan keseimbangan keuangan daerah,” sebutnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegewaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kota Padang Habibul Fuadi mengatakan, kekosongan e-formasi terjadi karena banyak pegawai yang memasuki masa pensiun. Kebanyakan dari kalangan pendidik dan tenaga kesehatan.
“Tahun 2018 ini saja, sebanyak 800 orang PNS yang memasuki masa pensiun. Diantaranya termasuk pejabat strukural, ” ujar Fuadi.(hms)
Post Views: 63
ShareTweetSend
Previous Post

Ketua DPRD Elly Thrisyanti Himbau Relawan Pendukung Calon Wako-Wawako Ciptakan Pilkada Badunsanak

Next Post

Tagline Padang Kota Tercinta Yang Terletak di Gunung Padang Semakin Indah Suasana Kota

Discussion about this post

  • BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Email: [email protected]

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In