Hadiri Pengukuhan Ketua KAN Muara Thais, Ini Pesan Bupati Sabar AS

PASAMAN36 Dilihat

Andalas Time,Pasaman – Pengukuhan Ketua KAN Nagari Muara Tais Periode 2023 s/d 2028 Mesra Yuza Sutan Malenggang dari Suku Patopang Bodi Caniago dihadiri langasung oleh Bupati Pasaman Sabar AS bertempat di Aula Kantor Wali Nagari Muara Tais, Kamis 30/5/2024.

Prosesi Pengukuhan Ketua KAN Muara thais tersebut di pimpin langdung oleh Ketua Harian Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM)
Yoharman, S.Ag. Dt. Sati.

Dimana sebelumnya Ketua KAN yang lama di jabat oleh Asmal Dt. Rajo Malengggang yang saat ini sudah mengakhiri masa tugasnya selaku KAN Muara Tais.

Turut hadir dalam pengukuhan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat ‘Asrizal S.Sos, Prasetyo. SP. Kadis Pertanian, Sekretaris PUPR ‘Syafril Masnur. ST.MT , Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar
Aan Afrinaldi, STTp.Sekretaris Kominfo
Delsi Syafei, SH. Sekretaris Kesbangpol Afridansyah, SH. Kabid Perekonomian Sumberdaya Alam, Infrastruktur dan Kewilayahan.
Replaiser, SE., M.Si. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD ‘Desrianti, ST.MT. Ketua Harian LKAAM Yoharman Dt. Sati, Camat Mapat Tunggul.
Eddie Haspa, S.Sos. Koramil Rao, Kapolsek Mapat Tunggul, Kepala Puskesmas Pintu Padang, Wali Nagari Se-Kecamatan Mapat Tunggul, Ketua dan Anggota BAMUS Nagari Muara Tais, PLD Nagari Muara Tais, Anggota KAN Nagari Muara Tais, Ketua LPMN Nagari Muara Tais , Ketua PKK Nagari Muara Tais dan Bundo Kandung se Nagari Muara Tais.

Ketua Harian Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM)
Yoharman, S.Ag. Dt. Sati pada kesempatan tersebut mengatakan, dengan dikukuhkannya kepengurusan Kerapatan Adat Nagari (KAN) Muara Tais yang baru ini agar dapat memberikan pertimbangan dan masukan kepada Pemerintah Nagari dan Badan Permusyawaratan Nagari (BAMUS) untuk melestarikan nilai-nilai Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah.

KAN ikut bersama Pemerintah Nagari dan BAMUS dalam penyusunan dan pembahasan Peraturan Nagari (Pernag). Mengurus, membina dan menyelesaikan hal-hal yang berkaitan dengan sako, pusako dan syara’.

Mengusahakan perdamaian dan memberikan nasehat-nasehat hukum terhadap anggota masyarakat yang bersengketa menurut sepanjang adat yang berlaku di nagari.

Kemudian membuat kode etik terkait pantangan, larangan, hak dan kewajiban niniak mamak sesuai adat salingka nagari dan melakukan pembinaan serta mengembangkan nilai adat Minangkabau kepada masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu Ketua KAN Nagari Muara Tais yang baru dikukuhkan Mesra Yuza Sutan Malenggang dari Suku Patopang Bodi Caniago, mengatakan dengan dikukuhkannya kepengurusan KAN Nagari Muaro Tais tentu perlu dukungan bersama dan bersama-sama berbenah lebih baik lagi dengan masyarakat adat niniak mamak, alim ulama cadiak pandai dan pemuda sebagai parik paga nagari.

Pihaknya sebagai mitra pemerintah tentu akan berupaya untuk menyukseskan program program pemerintah.

Ia mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah membantu baik moril maupun materil sehingga terlaksana acara pengukuhan ini,” Ujarnya

Dalam arahanya Bupati Pasaman Sabar mengatakan Sampai saat ini masyarakat Minang Kabau masih mengakui kedudukan KAN yang merupakan forum musyawarah mufakat niniak mamak pemangku adat sebagai pimpinan informal yang masih dihormati dan dimuliakan cucu kemenakan,”

Niniak mamak pemangku adat merupakan pemimpin yang didahulukan salangkah dan ditinggikan sarantiang. Jadi, titahnya mutlak. Tapi, bukan Otoriter di nagari dan terhadap cucu kemanakannya,”jelas Sabar AS.

Namun sebaliknya kemanakan yang dipimpinnya punya respek yang sama terhadap pemimpin adatnya (Angkunya), hubungan timbal balik itu harus diciptakan , ujar Sabar AS,

Dalam hal ini, peran dan fungsi niniak mamak terhadap cucu kemenakan dan masyarakat nagari sangat menentukan seperti dalam ungkapan, kayu gadang di tangah padang, batangnyo tampek basanda, ureknyo tampek baselo, daunnyo tampek balinduang,” imbuhnya.

KAN, sebagai sekumpulan para cerdik pandai ini diharapkan punya power terhadap perkembangan nagari.

Sabar AS juga menambahkan , selaku, orang yang telah mempercayakan kepadanya untuk didahulukan salangkah dan ditinggikan sarantiang di urusan kaumnya, tetapi di nagari punya peran yang tidak bisa dianggap kecil.

Untuk itu sebagai mitra Pemerintahan Nagari Tungku Tigo Sajarangan, peran Ketua KAN sangat diperlukan sebagai penyeimbang dalam mengambil sebuah keputusan.

Artinya, di zaman serba teknologi ini, niniak mamak atau para tetua di kaumnya dituntut untuk membuka cakrawala diri akan perkembangan zaman yang sukar untuk dibendung.

“Mau tidak mau, perkembangan zaman yang tidak bisa dibendung ini para niniak mamak sedikit banyaknya harus melek teknologi,” Ungkap Sabar AS.

Dalam kesempatan tersebut Sabar AS juga menyampaikan sejumlah program yang tengah dan akan dilanjutkan pembangunanya di Kabupaten Pasaman.

“Pembangunan itu berproses, butuh kesinambungan dan keberlanjutan. Jika program berganti akibat kebijakan berbeda oleh si pengambil kebijkan yang berbeda, maka program-program yang sudah dimulai, akan putus di tengah jalan dan tidak akan pernah tuntas,” terang Sabar AS.

Semua program yang berpihak kepada rakyat akan terus dilanjutkan, karena program-program tersebut bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

“Program pendidikan gratis, kesehatan gratis, Pasaman Berimtaq, termasuk bantuan langsung tunai dana desa, adalah program yang berdampak langsung dan bermanfaat besar bagi masyarakat. Program ini akan kita teruskan ke depannya,” tambahnya.

Diujung arahanya, Sabar AS meminta, kedepan tentu dukungan moril dan fikiran para Niniak Mamak sangat diperlukan dalam keberlanjutan pembangunan Pasaman.

Sebelumya dihari yang sama, Bupati Sabar AS, juga berkesempatan menyerahkan bantuan dari Baznas Pasaman terhadap salah seorang warga Panti yang mengalami kebakaran kemaren.(k/r)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *