• BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Senin, November 29, 2021
  • Login
Andalas Time
Advertisement
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
Andalas Time
No Result
View All Result

Gubernur Sumbar, Kukuhkan Yayasan Wakaf Saniang Baka Berkah

2 Juli 2021
Gubernur Sumbar, Kukuhkan Yayasan Wakaf Saniang Baka Berkah

Andalas Time.com,Solok - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi menilai pembentukan Yayasan Waqaf yang dikelola oleh nagari sangat tepat dilakukan untuk membantu mengokohkan sendi-sendi sosial kemasyarakatan di tataran pemerintahan terendah itu.

“Ini sejalan dengan semangat kembali ke nagari untuk memperkuat sendi-sendi agama dan budaya agar tidak terkikis oleh zaman,” katanya saat mengukuhkan Yayasan Saniang Baka Berkah di Masjid Raya Saniang Baka Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Jumat (2/7/2021).

Berita Lainnya

SPFC Bertahan di Liga 2, Wagub Audy : Tahun Depan Kita ke Liga I

Wakapolda dan PJU Polda Sumbar hadiri HUT Korpri ke 50

Tiga Orang Guru Besar Universitas Negeri Padang Kembali Dikukuhkan

Gubernur mengatakan jika ingin memperbaiki dan menguatkan Minangkabau dengan falsafah Adat BAsandi syarak-Syarak Basandi Kitabullah maka perkuat nagari, karena semua unsur dan komponen menyatu dalam nagari.

“Kalo sudah menyatu, sumaraklah nagari di Minangkabau,” ujarnya.

Yayasan Waqaf yang dikelola oleh nagari juga menjadi salah satu cara untuk memperkuat nagari karena manfaat yang diperoleh nantinya bisa dimanfaatkan untuk membantu anak nagari.

“Ini adalah kekuatan. Seandainya apa yang telah dimulai oleh Saniang Baka ini dilakukan pula di nagari-nagari lain, maka Sumbar juga akan lebih kuat,” katanya.

Mahyeldi mengatakan sejak masa perjuangan dulu, tokoh-tokoh besar yang kemudian dikenal hingga dunia internasional awalnya bermula di nagari.

“Tidak kurang dari 2000 orang tokoh pejuang berasal dari Minangkabau. Potensi yang tertulis dalam sejarah itu diharapkan bisa dibangkitkan kembali saat ini. Dengan harapan itulah maka nagari perlu diperkuat,” katanya.

Mahyeldi mengapresiasi inisiatif dari masyarakat nagari Saniang Baka tersebut dan berpesan agar yayasan itu benar-benar bisa memberikan manfaat pada anak nagari.

Sebelumnya Gubernur juga menjadi khatib di Raya Saniang Baka Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok.

Ikut hadir dalam kegiatan itu Wali Nagari, Dasrizal Candra Bahar, Ketua KAN Irfan Umir Dt. Mustafa, Bundo Kanduang, anggota DPRD Solok Dr. Dendi, Dekan Fakultas Ekonomi Islam UIN Imam Bonjol, Dr Sobri, perwakilan Masyarakat Ekonomi Syariah
Pimpinan Bank Nagari Kabupaten Solok, Ketua BKMT Solok dan anggota majlis taklim.(Biro Adpim Sumbar)

Post Views: 290
ShareTweetSend
Previous Post

Pandemi Belum Reda, Satgas TMMD Imbau Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Next Post

Perusahaan Tour dan Travel Promosikan Pariwisata Religi di Sumbar

Discussion about this post

  • BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Email: [email protected]

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In