Padang AT- Ternyata index demokrasi propinsi Sumatera Barat menurut Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) berada pada level ke 34, penilaian tersebut mendapat respon positif dari gubernur sumbar dalam rapat koordinasi terkaitan penguatan POKJA demokrasi Indonesia di daerah Provinsi Sumbar, Rabu (11/4/2018) di Hotel Grand Zuri Padang.
Dia menyebutkan bahwa untuk menilai index demokrasi di daerah-daerah di Indonesia tidak tepat. Karena indeks demokrasi diukur tidak hanya berdasarkan pelaksanaan dan perkembangan kebebasan di daerah, hak-hak politik dan lembaga-lembaga demokrasi.
Akan Tetapi juga berdasarkan kinerja pemerintah dalam menjaga ketertiban budaya, kearifan lokal dalam kehidupan bermasyarakat. Ujar Irwan
“Demokrasi itu tergantung kenyamanan kearifan lokal masyarakatnya dan tidak diktator. Contohnya saja di Amerika, orang yang pakai jilbab malah dibilang teroris dan bukan demokrasi, orang yang ciuman di depan umum malah disebut demokrasi. Jadi demokrasi hanya sebatas kenyamanan dalam masyarakatnya,” kata gubernur
Menurut Irwan, Sumbar adalah daerah paling demokrasi se-Indonesia. Karena filosofi “Adat Basandi Syara, Syara Basandi Kitabullah”. masyarakat Minangkabau sudah lama hidup egaliter, bermusyawarah, bermufakad dalam pemilihan memutuskan perkara.
Jika untuk meraih index demokrasi Indonesia (IDI) harus memaksakan masyarakat Sumbar mengizinkan keberadaan LGBT di Sumbar dan melarang anak mengaji, biarlah indek demokrasi Sumbar terendah asalkan masyarakatnya tentram,” kata Irwan(in)


Discussion about this post