• BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Minggu, April 14, 2024
  • Login
Andalas Time
Advertisement
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD PADANG
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD PADANG
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
Andalas Time
No Result
View All Result

Dugaan Korupsi di Disdik Sumbar Ditingkatkan ke Penyidikan, Pagu Anggaran Capai Rp18 Miliar

17 Oktober 2023
Dugaan Korupsi di Disdik Sumbar Ditingkatkan ke Penyidikan, Pagu Anggaran Capai Rp18 Miliar

Andalas Time,Sumbar - Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat meningkatkan tahapan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi di Dinas Pendidikan (Disdik) Sumbar tahun 2021 dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.

“Status penanganan perkara ini sudah kita tingkatkan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan sejak 12 September 2023 lalu,” terang Kasi Penerangan Hukum Kejati Sumbar, Farouk Fahrozi, Senin (16/10/2023).

Berita Lainnya

Gubernur Sumbar Bersama Pj Walikota Jasman Rizal Rsmi Buka Pacuan Kuda Cup 2024

Arus Lalin ke Bukittinggi Lebih Besar, Dirlantas Polda Sumbar Ubah Rute One Way

Gubernur Mahyeldi Pantau Posko Terpadu Lebaran di Lima Puluh Kota, Alat Berat Standby di Beberapa Titik

Farouk menjelaskan, dugaan tindak pidana korupsi di Disdik Sumbar tahun 2021 tersebut dengan pagu anggaran sebesar Rp18.063.040.950. Diduga telah terjadi penyelewengan di empat kegiatan.

Kegiatan pertama yakni dugaan mark-up pengadaan peralatan praktik utama siswa kemaritiman pada dinas pendidikan Sumbar tahun 2021 menggunakan dana alokasi khusus (DAK) fisik reguler SMK tahun 2021 dengan pagu anggaran sebesar Rp1,6 miliar.

Kedua, kata Farouk, dugaan mark-up pengadaan peralatan praktik utama siswa SMK-tanaman pangan dan hortikultura, pengolahan hasil pertanian serta unggas pada menggunakan DAK fisik reguler SMK tahun 2021 dengan pagu anggaran sebesar Rp4,8 miliar.

Ketiga, sambung Farouk, dugaan mark-up pengadaan peralatan praktik utama siswa SMK sektor otomotif menggunakan DAK fisik reguler SMK tahun 2021 dengan pagu anggaran sebesar Rp4,4 miliar.

Kemudian terakhir, kata farouk, dugaan mark-up pengadaan barang praktik utama siswa SMK sektor pariwisata menggunakan DAK fisik reguler SMK tahun 2021 dengan pagu anggaran Rp7.263.040.950.

Farouk menyebut, selama tahap penyelidikan hingga statusnya ditingkatkan ke tahap penyidikan, penyidik Kejati Sumbar telah memeriksa 25 orang saksi. “Mulai dari KPA, PPTK, bendahara, kepala sekolah, ULP, distributor hingga rekanan,” sebut Farouk.(tim)

Post Views: 1.341
ShareTweetSend
Previous Post

Tim Pembahas Ranperda Perhutanan Sosial Komisi II DPRD Sumbar Lakukan Study Banding ke DIY

Next Post

Sumbar Raih Dua Penghargaan Dari Kementerian Kominfo RI

Discussion about this post

  • BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Email: [email protected]

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD PADANG
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In