• BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Rabu, Juni 23, 2021
  • Login
Andalas Time
Advertisement
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
Andalas Time
No Result
View All Result

Banyak Kursi Yang Kosong, Mahyeldi Sidak Ke Dinas ESDM

8 Juni 2021
Banyak Kursi Yang Kosong, Mahyeldi Sidak Ke Dinas ESDM

Andalas Time.com,Padang - Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) masih ditemukan keluyuran saat Guberbur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar, Selasa (8/6/2021) pagi.

“Sebetulnya saya ingin melihat secara langsung, sekaligus memastikan kesiapan aparatur sipil negara (ASN) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Mahyeldi.

Berita Lainnya

Dukungan Konversi Bank Nagari Menjadi Bank Nagari Syariah Terus Mengalir

Satgas TMMD Mengaku Senang Sebagai Orang Tua Asuh Bagi Anak-Anak Desa

Isi Waktu Istirahat, Satgas TMMD Ke-111 Kodim 1202/Singkawang Ajari Anak-Anak Bermain Badminton

Menurutnya, semua ASN tanpa terkecuali di lingkup pemprov Sumbar, harus bekerja secara maksimal dengan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Satu persatu ruangan kantor Dinas ESDM dikunjunginya. Mahyeldi sempat mendapati adanya kursi kosong dalam sidak tersebut. Akan tetapi, ketidakhadiran PNS ESDM tersebut memiliki alasan yang tidak jelas. Dengan alasan itu gubernur menegur pimpinannya.

“Sudah jelas kursinya kosong, kalau pun itu tidak hadir harus ada alasan yang jelas, misalnya cuti melahirkan atau cuti lain, atau alasan lain. Bagaimana kita bisa melayani masyarakat, sementara yang hadir saja masih terlihat santai dalam bekerja,” ucapnya.

Selanjutnya dalam sidak tersebut masih juga terdapat PNS yang masih tidak melengkapi atribut pakaian dinas, seperti kelengkapan papan nama, lambang korpri dan pin tolak gratifikasi.

Gubernur meminta Sekretaris ESDM Sumbar Mitro Wardoyo untuk memberikan teguran tertulis dan segera laporkan ke BKD dengan tembusan ke Gubernur Sumbar.

“Saya minta data absensi secara keseluruhan. Apabila nantinya didapati ada yang sengaja tidak masuk alias membolos maka hukumannya adalah pemotongan tunjangan kinerja daerah (TKD). Segerakan buatkan laporannya,” tegasnya.

Menurut gubernur, apabila ditemui pelanggaran PNS bukan hanya hukuman disiplin ringan atau tertulis, tapi TKD satu bulan dihilangkan sekaligus peringatan tertulis.

“Karena kalau pegawai kena tiga peringatan tertulis ini akan jadi pertimbangan buat promosi. Kemungkinan besar juga tidak akan naik pangkat,” terangnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dari sidak yang pihaknya lakukan, pelayanan yang diberikan ASN di masing-masing instansi sudah dilaksanakan dengan baik. Bahkan pada setiap bidang pelayanan, semua petugasnya dalam kondisi siap.(Biro Adpim Sumbar)

Post Views: 14
ShareTweetSend
Previous Post

Pemko Payakumbuh Kembali Tidak Fasilitasi Sholat Idul Adha di Halaman Balai Kota

Next Post

Penunjuk Rambu, Pasang Plang Masuk TMMD Ke-111 Kodim 1202/Singkawang

Discussion about this post

  • BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Email: [email protected]

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In