• BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Senin, Juli 26, 2021
  • Login
Andalas Time
Advertisement
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
Andalas Time
No Result
View All Result

Anggota DPRD Syafrizal Apresiasi Inovasi Box Perebah Sapi Panitia Qurban di Sungai Durian

21 Juli 2021
Anggota DPRD Syafrizal Apresiasi Inovasi Box Perebah Sapi Panitia Qurban di Sungai Durian

Andalas Time.com,Payakumbuh — Anggota DPRD Kota Payakumbuh dari Fraksi Nasdem Bintang Perjuangan Syafrizal mengapresiasi inovasi kurban yang dilaksanakan oleh panitia kurban Mesjid Arruhama’ Kelurahan Sungai Durian, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori Lamposi, Selasa (20/7).

Mereka berinovasi, melakukan pengikatan sapi qurban berbeda dengan kurban pada umumnya, perlakuan kepada sapinya lebih humanis, memakai alat peroboh sapi dari kayu atau restraining box.

Berita Lainnya

Jalankan Rencana Bersama Almarhum Dt. Bagindo Nan Itam, Edward DF dan Keluarga Santuni 109 Anak Yatim di Nagari SITAPA

Wagub Sumbar : Organisasi Pemuda Harus Bisa Memaksimalkan Potensi Ekonomi Daerah

Covid Belum Berakhir, Masyarakat Makin Menjerit : Oleh Ketua JMSI Kaltim M.Sukri

Selama ini, restraining box ini hanya digunakan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Di tingkat masyarakat belum banyak penyelenggara penyembelihan hewan kurban yang memiliki restraining box.

“Saya salut dan angkat topi dengan inovasi dari panitia, ke depan insyaallah kita bikin yang permanen dari bahan besi ataupun stainless steel yang lebih praktis dan ringan,” kata Syafrizal kepada media.

Syafrizal yang juga panitia kurban bersama Pegawai KUA Payakumbuh Selatan Israk, Tokoh Masyarakat Yanuar Imam, Ketua KAN Sungai Durian Ir Dt. Pangulu Sati, dan Kepala SMK Guguak Antoni menyampaikan restraining box itu diciptakan oleh Dedi Delvis, Beli Perta, Efrizon, mereka adalah tukang kayu asli dari Nagari Sungai Durian, Latina.

“Keuntungan box star ini lebih praktis, lebih aman, proses cepat, dan tidak menyakiti hewan kurban. Untuk Kota Payakumbuh tahun ini, mungkin ini terobosan terbaru dan satu-satunya,” tambah Syafrizal.

Sementara itu peserta kurban Zulhanif Khatib menyampaikan rasa sangat puas dengan inovasi panitia kurban, mereka melihat begitu mudahnya merebahkan sapi tanpa harus diikat kakinya dengan tali.

“Sapinya tinggal diikat ke kotak, lalu direbahkan. Humanis sekali,” kata Zulhanif.

Lain lagi dengan H.T.M. Dt. Paduko Tuan, dirinya berharap inovasi panitia ini dilanjutkan dan bisa ditiru oleh panitia kurban lainnya.

“Semoga kita semua mendapat berkah dari Allah dalan kurban kali ini, selaku masyarakat bagi kami inovasi seperti ini sangat banyak manfaatnya, hemat waktu dan sapi tak stress,” ungkapnya. (Gie)

Post Views: 20
ShareTweetSend
Previous Post

Kapolda Sumbar Buka Secara Resmi PKKMB UNP 2021

Next Post

Bukittinggi Tambah 100 Tempat Tidur Untuk Pasien COVID-19

Discussion about this post

  • BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Email: [email protected]

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In