free stats

Pasca Tembakan Peringatan Aparat DKP, Membuat Trauma Nelayan

Andalas-Time.com- Insiden pasca terjadinya penembakan peringatan oleh petugas patroli DKP Sumbar terhadap nelayan Senin (19/8) membuat heboh.

Sekitar pukul 09.00 WIB pagi, para nelayan yang sedang menangkap ikan di laut Muaro Batang Anai Padang dikenai tembakan peringatan oleh petugas patroli DKP (Dinas Kelautan dan Perikanan) Sumbar.

Hal ini membuat Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara turut prihatin dengan menggelar konferensi Pers Sabtu(24/8)di Padang.

Peristiwa naas pagi itu, nelayan yang sedang mencari ikan di wilayah Muaro Anai kecamatan Koto Tangah tiba-tiba gaduh karena ada tembakan peringatan oleh petugas patroli Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Sumbar tersebut.

Nelayan yang ditengarai mencari ikan di kedalaman laut 1,5 - 5 meter dengan zona 1,5 kilometer dari bibir pantai, menyesalkan sekali perbuatan yang dilakukan DKP Sumbar.

Dikatakan oleh Iswanto, wakil ketua kelompok nelayan Muoro Anai Kecamatan Koto Tangah,bahwa dia bersama 25 unit kapal lainnya, memukat pagi itu, dan tiba-tiba saja Kapal Patroli DKP Sumbar datang dan langsung memberi tembakan ke arah langit.

“Saat itu kami sedang memukat bersama, tetapi datang saja tembakan dan patugas tersebut menahan salah satu nelayan dan, ya, sekarang sudah dilepaskan kembali,” tuturnya.

Tim Petugas Patroli DKP Sumbar juga menahan kapal miliki nelayan yang bernama Emon dengan jenis kapal Osoh, kira-kira panjangnya 10 meter, lebar 2 meter, dengan mesin pendukung dompeng 23 PK 1 Piston serta alat penangkap ikan.

Tidak hanya itu, keterangan dari saksi, Is (38) dan Man (56) yang menyaksikan langsung kejadian itu, mereka membenarkan terdengarnya oleh mereka tembakan itu.

Iswanto mengatakan, tindakan oknum DKP Sumbar itu sangat disesalkan sekali dan meninggalkan bekas trauma kepada kami.

“Kami meminta penjelasan, apakah kami menyalahi aturan-aturan mencari ikan di sini,” ujarnya.

Ketika dikonfirmasi bahwa dia sudah sejak tahun 1972 mencari ikan di sini, dan kenapa sekarang pihak DKP Sumbar melakukan penembakan peringatan kepada nelayannya itu. (In)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *