• BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Kamis, Oktober 29, 2020
  • Login
Andalas Time
Advertisement
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
Andalas Time
No Result
View All Result

Wahyu Iramana Putra Apresiasi Polda Sumbar Diduga Tertangkapnya Teroris Di Padang

21 Juli 2019
Wahyu Iramana Putra Apresiasi Polda Sumbar Diduga Tertangkapnya Teroris Di Padang

Andalas-Time.com- Pasca terangkapnya teroris di Padang, Sumatera Barat, Kamis, 18 Juli 2019 malam, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Wahyu Iramana Putra menyampaikan terimakasih kepada aparat kepolisian.

Karena sudah terlalu banyak nama-nama terduga teroris yang berasal dari Sumatera Barat. “Saya cuma mengingatkan, karena sudah terlalu banyak nama-nama, sebelumnya teroris yang berasal dari Sumatera Barat. Dan ini terungkap lagi. Sebelumnya kan sudah ada kaitan, ada jaringan-jaringan, kemudian ada perubahan perilaku orang Minang. Perilaku orang Minang yang biasanya merantau, yang ia akan menyesuaikan dengan kehidupan di mana dia tinggal, hari ini bukan begitu lagi,” ungkapnya.

Berita Lainnya

Junjung Tinggi Sportivitas, Irwan Basir Buka Liga SMP 14 Pauh Kuranji

Cegah Covid-19, Pramuka Kota Padang Sosialisasikan Perda AKB dan Kampanye 3 M

Anggota DPRD Rustam Efendi Minta Pemerintah Edukasi Masyarakat Lindungi Bahaya Covid-19

Wahyu melihat ada perubahan pola pikir orang Minangkabau. “Orang Minang itu bicara “Takuruang nak dilua, taimpik nak diateh, ikan dilawik lah jaleh jantan batinonyo (terkurung hendak di luar, terjepit hendak di atas, ikan di laut sudah jelas jantan betinaya, red)”. Sekerang saya lihat tidak seperti itu. Malah mengeluarkan informasi, merubah pola pikir, membawa kepada kelompok-kelompok yang mengajak ke Khilafah,” jelasnya. Menurut Wahyu, perlu ada kehati-hatian. Masyarakat jangan sampai terpengaruh ajakan kepada ajaran Khilafah itu. “Ini perlu kehati-hatian, para ulama dan para ustad, jangan sampai terpengaruh ajakan Khilafah ini.

Perlu kehati-hatian, kita di Minangkabau ini muslim moderat. Tidak ada orang Minang yang perang karena perbedaan, yang menghina agama orang lain,” tukuknya. Wahyu pun menyampaikan terimakasih kepada aparat yang sudah berhasil megamankan terduga teroris tersebut. Namun, kata Wahyu, yang paling penting adalah sikap kehati-hatian masyarakat. Jangan mudah terpengaruh dengan ajakan soal Khilafah dan informasi yang tidak jelas.

“Perlu keseriusan, tindakan-tindakan yang harus segera dilakukan pemerintah. Pemerintah juga akan mereka hancurkan juga, misalnya polisi mereka anggap musuh. Saya malah ngerinya, jangan-jangan sudah ada pimpinan pemerintah orang-orang mereka,” tegasnya.(y/i)

Post Views: 12
ShareTweetSend
Previous Post

Ketua DPRD Elly Thrisyanti Himbau Generasi Muda Teladani Bagindo Aziz Chan

Next Post

Waspadai Bahaya Penyakit TB, Wako Mahyeldi Minta Semua Pihak Serius Menanganinya

Discussion about this post

  • BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Email: [email protected]

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In