• BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Sabtu, April 17, 2021
  • Login
Andalas Time
Advertisement
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
Andalas Time
No Result
View All Result

Terkait Digelar Belajar Tatap Muka, Mastilizal Aye Terlebih Dahulu Lakukan Pra Tatap Muka

2 Desember 2020
Terkait Digelar Belajar Tatap Muka, Mastilizal Aye Terlebih Dahulu Lakukan Pra Tatap Muka

Andalas Time.com- Komisi IV DPRD Kota Padang sudah menggelar dialog dengan Dinas Pendidikan Kota Padang terkait dengan akan diterapkannya belajar tetap muka dalam waktu dekat ini.

“Dinas Pendidikan Kota Padang menyatakan kepada kami bahwa mereka sudah siap melaksanakan pendidikan tatap muka, tapi perlu kita awasi, karena ini bukan masalah orang dewasa, tapi anak-anak,” ungkap Mastilizal Aye, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang kepada awak media, Selasa, (1/12/2020).

Berita Lainnya

Wako Hendri Septa Hadiri Wirid Pertama di Perumda Air Minum Kota Padang

Wali Kota Hendri Septa Apresiasi PadangTV Gelar Lomba Tahfiz Qur’an

Pemko Padang Gelar Bimtek PPRG Tahun 2021

Meski demikian, kata pria yang akrab disapa Aye ini, sebelum belajar tatap muka diterapkan, terlebih dulu pihaknya meminta agar dilakukan pra tatap muka.

“Untuk itu, karena edukasi kepada mereka sangat kurang, alangkah baiknya sebelum belajar tatap muka itu diterapkan, dilakukan dulu pra tatap muka kepada mereka,” ujar Aye.

Misalnya, jelas Aye, dengan menghadirkan mereka ke sekolah untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler agar mereka terbiasa lagi ke sekolah.

Disamping itu, kata Aye, pihaknya juga meminta jangan dulu ada pungutan yang diberlakukan kepada siswa.

“Kemudian minta kami kepada Dinas Pendidikan Kota Padang, ketika tatap muka itu ada, jangan dulu terjadi pungutan-pungutan. Misalnya LKS, fotocopy soal dan segala macamnya, karena saya juga dapat informasi, ada sekolah yang meminta fotocopy soal ujian,” urainya.

“Jangan diberatkan dulu orang tua, karena ekonomi sedang susah, orang tua sudah tidak bekerja, kemudian diberatkan lagi dengan pungutan-pungutan. Manfaatkan situasi yang ada ini, bagaimana anak-anak kita bisa belajar tatap muka dengan nyaman, orang tuanya juga bisa melepas anak-anaknya dengan nyaman. Karena sifatnya anak SD, katika diminta sumbangan, dia pasti meminta dengan merengek-rengek (meminta sesuatu dengan mendesak, red) kepada orang tuanya,” katanya.(y/I)

Post Views: 43
ShareTweetSend
Previous Post

Terkait Pelaporan Kasatpol PP Padang, Anggota DPRD Mastilizal Aye Angkat Bicara

Next Post

Anggota DPRD Azwar Siry : Belajar Tatap Muka Lebih Efektif dari Belajar Daring Jangan Lupa Terapkan Prokes

Discussion about this post

  • BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Email: [email protected]

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In