AndalasTime, Lubuk Basung.
Pemerintah Kabupaten Agam hari ini, Rabu (23/9) mulai menggelar tes swab massal kepada seluruh ASN di Jajaran Pemkab Agam.
Menurut pantauan AndalasTime di Lapangan, lokasi lokasi yang sudah disiapkan untuk tes massal tersebut sudah mulai melakukan tes tersebut. Lokasi tersebut adalah puskesmas Lubuk Basung, Puskesmas Manggopoh dan RSUD Lubuk Basung.
Ketua harian GTP2 Covid-19 Agam M.Dt. Maruhun mengatakan pelaksanaan tes bagi seluruh ASN ini merupakan upaya pemutusan penyebaran covid-19. Tujuannya adalah mengupayakan agam agar keluar dari zona merah.
Upaya memutus rantai penyebaran covid-19 di kabupaten Agam menyusul turunnya status daerah ini sebagai kawasan zona merah pandemic covid-19 di Indonesia, membuat tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 (GTP2 Covid-19) Agam melakukan berbagai langkah.
Salah satu upaya memutus rantai penyebaran virus corona itu, dijadualkan Rabu,(23/9) sampai tanggal 1 Oktober mendatang, dengan tes swab massal untuk seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan seluruh pegawai baik PTT, kontrak maupun THL di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab.Agam.
Sebelumnya, bulan lalu, Pemkab.Agam juga sudah menggelar tes swab massal untuk seluruh ASN kantor camat, kantor walinagari dan puskesmas di seluruh wilayah kabupaten Agam, yang mayoritas dinyatakan negative terpapar covid-19.
Instruksi tes swab massal pada seluruh ASN dan pegawai Pemkab.Agam itu, merupakan tindak lanjut dari hasil rapat darurat GTP2 Covid-19 Agam Minggu,(20/9) malam lalu, dimana bupati Agam Dr.Indracatri mengintruksikan agar dilakukan langkah super ekstra ordinary dalam upaya meredam lonjakan kasus positif covid-19 di kabupaten Agam.
Menurut H.M.Dt.Maruhun, tes swab menyeluruh itu untuk tahap awal dilakukan di jajaran pemerintahan kabupaten Agam, khususnya OPD-OPD yang berkantor pusat di Lubukbasung.
“ Langkah ini salah satu upaya untuk memutus rantai penyebaran covid-19 di kabupaten Agam, karena saat ini harus dilakukan langkah super ekstra, sebagai antisipasi dan penanganan, “ tegasnya.
Ditambahkan M.Dt.Maruhun, pihaknya bersama seluruh jajaran GTP2 Covid-19 Agam bersama seluruh camat, walinagari dan kepala puskesmas, untuk melakukan berbagai langkah di lapangan, sehingga kabupaten Agam bisa segera keluar dari zona merah saat ini.
Dilain pihak, ketua harian GTP2 Covid-19 Agam itu, berharap, peran aktif masyarakat harus lebih terlhat optimal dalam aktivitas keseharian, terutama dengan mentaati protokol kesehatan.
“ Ingat, selalu pakai masker dengan benar, jaga jarak aman, selalu rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, “ tegas M.Dt.Maruhun.
(WP)
Discussion about this post