• BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Sabtu, Oktober 24, 2020
  • Login
Andalas Time
Advertisement
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
Andalas Time
No Result
View All Result

Puluhan Calon Nasabah Rumah Subsidi Serbu Kantor ASPRUMNAS

15 Januari 2018
Puluhan Calon Nasabah Rumah Subsidi Serbu Kantor ASPRUMNAS

Padang AT- Puluhan calon nasabah rumah murah bersudbsidi di Padang, Senin siang menyerbu kantor milik mantan pengurus Asosiasi Pemasar Perumahan Nasional (ASPRUMNAS), rumah murah bersubsidi yang dicanangkan pemerintah Jokowi. Mereka merasa tertipu dan menuntut agar uang mereka dikembalikan, karena rumah yang dijanjikan tak pernah ada.

Kantor tersebut terletak di jalan Ampang kota Padang. Sekitar 70 orang yang sudah menyetorkan uang, berdesakan ingin meminta uang mereka kembali.

Berita Lainnya

Cegah Covid-19, Pramuka Kota Padang Sosialisasikan Perda AKB dan Kampanye 3 M

Osman Ayub : Ingatkan Politik Santun Tidak Menciderai Lawan

Ketua DPRD Syahrial Kani Lepas Bibit Ikan di Kelurahan Kapalo Koto Pauh Kuranji

Mereka adalah masyarakat yang sudah menyetorkan uang pendaftaran, sebagai calon pembeli perumahan murah bersubsidi yang dicanangkan pemerintahan Jokowi.

Kantor ini rencananya tempat pengembalian uang sebesar Rp 350 ribu yang sudah disetorkan masyarakat kepada Asprumnas. Dana sebesar itu, merupakan uang pendaftaran sebagai calon pembeli rumah murah bersubsidi yang di canangkan pemerintah.

Namun hingga saat ini, wujud perumahan tersebut masih belum jelas. Bahkan dimana lokasi, siapa pengembangnya pun belum jelas, sehingga membuat masyarakat merasa tertipu.

“Katanya uang muka Cuma dua juta, terus angsuran 800 ribu kan, siapa ndak mau, tau-tau ini hasilnya,” ucap Kamius, salah seorang warga calon pembeli.

Menurut ketua Asosiasi Perumahan Nasional (APERNAS) Asrinaldi, asosiasi Asprumnas yang menerima uang pendaftaran tersebut tidak tidak terdaftar di kementrian PUPERA.

“Yang boleh membangun perumahan program Perumahan bersubsidi dari pemerintah, adalah asosiasi yang terdaftar di kementrian PUPERA, yaitu REI, APERNA, APERI, Perkumpulan APERSI, APERINDO dan PIN. Dari semua asosiasi itu, dia mempunyai anggota seluruh Indonesia berjumlah 3210,” ucap Asrinaldi menjelaskan di hadapan para wartawan.

Setidaknya, tercatat sekitar 800 orang masyarakat sudah mendaftar dan membayar uang Rp 350 ribu kepada ASPRUMNAS. Sebagian besar meminta dana mereka dikembalikan karna tak sabar menunggu pelaksanaan program perumahan murah yang dijanjikan tersebut.(T/i)

Post Views: 8
ShareTweetSend
Previous Post

Ketua ASPRUMNAS Sumbar, “Tidak Ada Biaya Pendaftaran Program Satu Juta Rumah”.

Next Post

Walikota Padang Pembina Upacara di SMA 8 Padang

Discussion about this post

  • BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Email: [email protected]

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In