• BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Kamis, Juni 13, 2024
  • Login
Andalas Time
Advertisement
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD PADANG
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD PADANG
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
Andalas Time
No Result
View All Result

Pemko Payakumbuh Bersama 18 Kabupaten/Kota Se Sumbar Ikut Penilaian Kinerja Stunting

6 Juni 2024
Pemko Payakumbuh Bersama 18 Kabupaten/Kota Se Sumbar Ikut Penilaian Kinerja Stunting

Andalas Time,Payakumbuh - Pemko Payakumbuh bersama 18 kabupaten/kota se Sumatera Barat (Sumbar) ikuti Penilaian Kinerja Stunting Tahun 2023 di Aula Bappeda Sumbar, Kamis (06/06/2024).

Saat penilaian itu, Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda menjawab pertanyaan tim penilai dengan apik terhadap laporan Kinerja Penangan Stunting di Kota Payakumbuh.

Berita Lainnya

Kota Payakumbuh Peringkat Pertama Lomba Teknologi Tepat Guna Unggulan

Kota Payakumbuh Masuk Nominasi 5 Besar iBangga Award Tingkat Nasional 2024

Pj Walikota Suprayitno Apresiasi Kelurahan Koto Panjang Payakumbuh Berpotensi Jadi Terbaik di Tingkat Propvinsi

“Kita (Pemko Payakumbuh - red) komit untuk penanganan stunting ini,” kata Sekda Rida Ananda yang juga ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Payakumbuh.

Sekda Rida Ananda turut didampingi Kepala Bappeda Kota Payakumbuh Yasrizal, Kepala Dinas Kesehatan Wawan Sofianto, Kepala Dinas Sosial Irwan Suwandi, Kepala Dinas DP3AP2KB Agustion, Kepala Dinas Pendidikan Dasril dan OPD terkait.

Rida mengatakan, untuk menurunkan angka stunting tersebut, TPPS Kota Payakumbuh telah melahirkan berbagai inovasi. Seperti Gerakan Serentak Cegah Stunting (Gertak Ceting), Sistem Informasi Penanganan Stunting (SiPENTING) dan Geospasial Berbasis NIK dan Koordinate (Geonik).

“Dengan berbagai inovasi ini, kita berhasil menekan angka prevalensi stunting dari 3,01 persen menjadi 2,15 persen, atau turun dari 322 kasus pada 28 Februari 2023 menjadi 196 kasus pada 31 Desember 2023,” terangnya.

Rida menyebut, saat ini Pemko Payakumbuh sangat konsen memperhatikan kelompok keluarga beresiko khususnya remaja puteri, calon pengantin, ibu hamil, bayi, balita.

“Melalui aksi konvergensi dan sinergi semua pihak, kita siap menuju zero stunting. Mudah-mudahan kita menjadi yang terbaik di Sumbar dengan berbagai upaya yang telah kita lakukan,” tutupnya.

Sementara itu, tim penilai Quartita Evari Hamdiana yang merupakan Kabid Pemberdayaan Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Prov Sumbar memberikan apresiassi dan atensi atas keseriusan Pemko Payakumbuh dalam upaya penurunan stunting di Payakumbuh.

“Payakumbuh sungguh luar biasa, langsung dihadiri ketua TPPS nya lengkap dengan tim TPPS. Semoga dengan apa yang telah dicapai bisa menjadikan Kota Payakumbuh sebagai yang terbaik di Sumbar,” pungkasnya. (Humas)

Post Views: 67
ShareTweetSend
Previous Post

KPK RI Gelar Bimtek Pemberdayaan Masyarakat Pembentukan Percontohan Kota Anti Korupsi

Next Post

Mewakili Pasaman, Plt Sekda Yasri yakin Nagari Padang Matinggi Bisa Jadi yang Terbaik Disumbar

Discussion about this post

  • BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Email: [email protected]

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD PADANG
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In