“Keterlibatan warga yang menjadi sukarelawan diperlukan untuk kesiagaan menghadapi musibah kebakaran maupun dalam mengantisipasinya,” ujar Mahyeldi.
Pada kesempatan ini Walikota Mahyeldi juga mendapat penyematan pin penghargaan dari Pusdiklatkar Ciracas DKI Jakarta. Mayeldi dinilai sebagai Kepala Daerah yang berperan besar meminimalisir tingkat kebakaran di daerahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang Hendrizal Azhar mengatakan, pelatihan Satlakar pada tahap awal ini diikuti 25 sukarelawan dari lima kecamatan. Pelatihan akan berlanjut bagi sukarelawan dari 6 enam kecamatan lainnya.
“Sukarelawan ini berada setiap kecamatan nantinya. Keberadaannya guna mempercepat koordinasi dari titik kejadian dengan Posko Damkar terdekat,” kata Kadis yang didampingi Plt. Kabid Damkar Amrizal Rengganis.
Seiring perkembangan, kata Hendrizal, Kota Padang membutuhkan dukungan armada pemadam yang lebih memadai. Termasuk pengadaan mobil tangga yang diperlukan untuk menjangkau kejadian kebakaran di gedung-gedung tinggi.
“Mudah-mudahan kebutuhan armada dapat direalisasikan tahun depan (2018),” ujarnya.(hms)