• BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Senin, September 20, 2021
  • Login
Andalas Time
Advertisement
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
Andalas Time
No Result
View All Result

PBM Tatap Muka Sudah Dimulai, Ini Kata Wakil Ketua DPRD Armen Faindal

16 Agustus 2021
PBM Tatap Muka Sudah Dimulai, Ini Kata Wakil Ketua DPRD Armen Faindal

Andalas Time.com,Payakumbuh — Proses belajar mengajar (PBM) tatap muka di Kota Payakumbuh sudah diperbolehkan, namun hanya kapasitas 50 persen sesuai instruksi menteri dalam negeri, untuk itu Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh Armen Faindal menyampaikan pesan agar tenaga pendidik dan siswa betul-betul memperhatikan protokol kesehatan selama sekolah tatap muka dilaksanakan.

“Meski PBM sebagiannya dilaksanakan secara daring, kita harapkan disiplin guru dan orang tua, maka siswa akan mengikuti dan mencontohnya,” kata Armen yang merupakan Koordinator Komisi C di DPRD Kota Payakumbuh kepada media di kantor DPRD, Senin (16/8).

Berita Lainnya

Sumbar Butuh Dukungan BKOW Atasi Dampak Sosial COVID-19

Keluarga Bagindo Aziz Chan Minta Dukungan Pemprov Sumbar Dirikan International School

Gubernur Sumbar Ingatkan Masyarakat Tidak Termakan Hoaks Soal Vaksin

Politikus Demokrat itu juga menyampaikan kalau momentum PBM tatap muka ini dapat disonsong oleh siswa baru untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan sekolah mereka. Dirinya menyebut penanganan antara PBM dan Covid-19 bagaikan rambut dalam tepung.

“Rambut dalam tepung adalah sesuatu yang tidak elok menurut pandangan semua orang, namun bila rambut akan dikeluarkan dari tepung dua hal yang perlu dijaga. Rambut jangan putus tepung jangan tertumpah. Artinya kita juga jaga agar anak-anak bisa belajar secara baik (off line), sedang penyebaran Covid-19 harus juga di hambat. Maka perlu kebijakan dengan kehati-hatian,” terang Armen.

Maka dari itu, menurut Armen baik tenaga pendidik maupun siswa betul-betul memperhatikan, karena resiko tentu ada dari setiap kebijakan yang diambil.

“Apalagi varian baru Covid-19 yakni Delta sangat mudah menular kepada anak-anak dan lansia,” pungkasnya. (Gie)

Post Views: 66
ShareTweetSend
Previous Post

Gubernur : Pemerintah Butuh Dukungan Lembaga Sosial Bantu Persoalan Masyarakat

Next Post

Danlantamal II Serahkan 5 Unit Kendaraan Dinas Dari Kasal

Discussion about this post

  • BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Email: [email protected]

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In