• BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Selasa, Oktober 20, 2020
  • Login
Andalas Time
Advertisement
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
Andalas Time
No Result
View All Result

Kota Padang Raih 2 Penghargaan Kota Layak Anak Dan Puskesmas Ramah Anak

24 Juli 2019
Kota Padang Raih 2 Penghargaan Kota Layak Anak Dan Puskesmas Ramah Anak

Andalas-Time.com- Pemerintah Kota Padang terus menunjukkan komitmen dan kepedulian dalam memenuhi hak dan perlindungan anak. Untuk ketiga kalinya secara berturut-turut Kota Padang meraih penghargaan Kota Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA).

Tidak hanya itu, penghargaan serupa juga diterima Kota Padang, yakni Puskesmas Ramah Anak (PRA) yang di motori Puskesmas Padang Pasir. Lewat inovasi-inovasi yang dilakukan, mengantarkan Puskesmas tersebut meraih penghargaan Tingkat Nasional.

Berita Lainnya

Plt Wako Hendri Septa Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar 2020

Agar Tak Dikenakan Sanksi Berat, Plt Wako Hendri Septa Imbau Warga Kota Padang Patuhi Perda AKB

Irwan Basir Ucapan Selamat Kepada Hendrizon Kembali Terpilih Sebagai Ketua IKW

Dua penghargaan bergengsi tersebut diterima Wali Kota Padang Mahyeldi dari Menteri PPPA, Yohana Yembise pada peringatan Puncak Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2019 di panggung penganugerahan kabupaten/kota layak anak se-Indonesia di Hotel Four Point By Seraton, Makasar, Sulawesi Selatan, Selasa (23/07/2019) malam.

Walikota Mahyeldi sewaktu ditemui usai menerima penghargaan menyampaikan rasa syukurnya atas dua penghargaan yang diterima Kota Padang saat ini.

Penghargaan itu pun menurutnya bukanlah tujuan utama Pemko Padang, karena yang terpenting adalah bagaimana semua upaya yang dilakukan demi hak anak-anak di Kota Padang bisa terpenuhi dalam artian luas.

“Tujuan utama bagi kita adalah, bagaimana memenuhi hak anak-anak yang ada di Kota Padang, dan mereka bisa berhasil dan sukses. Untuk itu, Insyaallah anugerah yang kita terima kali ini untuk kita jadikan pemicu ke depan agar lebih baik lagi dalam memenuhi hak dan perlindungan terhadap anak di Kota Padang,” jelas Mahyeldi.

Disampang itu, penghargaan ini juga tak luput dari adanya perhatian dan dukungan penuh dari organisasi perangkat daerah (OPD) serta stakeholder terkait dan semua elemen masyarakat kota Padang. “Dengan dukungan tersebut, Alhamdulillah ke dua penghargaan tingkat Nasional tersebut dapat kita raih,” tutupnya.

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang, Heryanto Rustam juga mengatakan, pada tahun 2018 telah dilaksanakan penilaian oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia tentang pelaksanaan mewujudkan Kota Padang menjadi kota layak anak untuk tingkat nasional.

Ada beberapa kategori penilaian yang dilakukan diantaranya, penilaian Sekolah Ramah Anak (SRA), Ruang Bermain Anak (RBM), Puskesmas Ramah Anak (PRA), Masjid/Mushola dan penilaian Kota Layak Anak (KLA).

“Alhamdulillah, Kota Padang meraih penghargaan KLK dan PRA. Ke dua penghargaan tersebut diperoleh dengan hasil memuaskan yakni sama-sama mendapat predikat Nindya,” sebutnya.

Sementara itu, Menteri PPPA Yohana Yembise mengatakan, penghargaan dan penganugerahan Kota Layak Anak merupakan bentuk apresiasi Kementerian PPPA atas segala upaya pemerintah daerah melalui para gubernur, bupati, dan walikota di Indonesia. Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak terdiri atas lima predikat, yaitu Pratama, Madya, Nindya, Utama, dan Kabupaten/Kota Layak Anak.

Pada kesempatan ini ada 135 kabupaten/kota di Indonesia berhasil meraih predikat Pratama, 86 kabupaten/kota meraih predikat Madya, dan 23 kabupaten/kota meraih predikat Nindya.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada pemenang. Penghargaan itu adalah komitmen negara untuk menjamin pelindungan anak, termasuk kewajiban pemerintah daerah untuk melaksanakan pelindungan anak,” tutur Yohana.

Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Lenny N Rosalin mengatakan, jumlah kabupaten/kota yang meraih penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak 2019 bertambah sekitar 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tahun ini 247 kabupaten/kota yang meraih penghargaan, terjadi peningkatan hingga 40 persen sedangkan 2018, hanya 177 kabupaten/kota,” katanya.

Penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak 2019 dilakukan dalam empat tahap. Pertama adalah penilaian mandiri terhadap 24 indikator oleh masing-masing kabupaten/kota secara daring.

Selanjutnya, tim yang terdiri atas tim independen dan tim dari kementerian/lembaga terkait melakukan verifikasi administratif, verifikasi lapangan, hingga verifikasi final. (hms)

Post Views: 6
ShareTweetSend
Previous Post

Wagub Sumbar Resmikan Pasar Kuliner Nagari Pauh IX Kuranji

Next Post

Hendri Septa Komitmen Dorong RT dan RW Proaktif Cegah Penyakit Masyarakat

Discussion about this post

  • BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Email: [email protected]

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In