• BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Selasa, Mei 21, 2024
  • Login
Andalas Time
Advertisement
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD PADANG
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD PADANG
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
Andalas Time
No Result
View All Result

Padang Disiapkan Jadi Kota Pangan, Punya 5.214 H Lahan Sawah Dilindungi

7 Mei 2024
Padang Disiapkan Jadi Kota Pangan, Punya 5.214 H Lahan Sawah Dilindungi

Andalas Time,Padang - Kota Padang merupakan salah satu wilayah kota dengan lahan sawah terluas di Indonesia. Total terdapat 5.214 H lahan sawah dilindungi di Ibu Kota Provinsi Sumbar itu.

“Luas sawah dilindungi di Kota Padang mencapai 5.214 H dan itu sudah diputuskan melalui peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang,” kata Wali Kota Padang, Hendri Septa Dt. Alam Batuah didampingi Kepala Dinas Pertanian. Yoice Yuliani dan Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang Iskandar Z Lubis saat melaunching Kampung Tematik Ketahanan Pangan di Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Selasa (07/05/24).

Berita Lainnya

Pemprov Sumbar Raih Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2024

DPD Grib Jaya Sumbar Salurkan Bantuan Langsung Ke Lokasi Bencana

Beri Trauma Healing di Candung Agam, Polisi: Kami Hadir Bantu Dukungan Psiko Sosial

Dia menyebut, Kampung Tematik Ketahanan Pangan yang baru dilaunching tersebut harus dapat jadi pilot project terhadap ketahanan pangan di Kota Padang.

“Melihat sejarah negara yang ada di luar sana, seperti Belanda yang wilayahnya kecil tapi bisa jadi negara pangan dan memberi makan dunia. Artinya, walaupun lahan kita tidak terlalu luas tapi harus bisa menghasilkan sesuatu yang besar,” tutur Wako Hendri Septa Dt. Alam Batuah.

Ditambahkannya, di negara lain lahan pertanian dilihat sebagai lahan emas dan hal itu harus dapat ditiru karena selama ini banyak yang kurang menghargai para petani, pekebun, ataupun peternak. Paradigama itu menurutnya harus dirobah.

“Di negara lain, kemudahan diberikan pemerintahannya sehingga petani bisa kaya. Pemko ingin melakukan hal ini dan serius dalam mengembengkannya, tidak boleh hanya seremonial. Ini harus jadi cikal bakal berkelanjutan, sampai nanti diambil alih generasi muda,” ulasnya.

Hendri Septa Dt. Alam Batuah menilai bahwa pertanian di Kota Padang harus jadi gaya hidup dan dilihat sebagai usaha yang menjanjikan. Pihaknya melalui dinas-dinas terkait juga terus berupaya memberikan pendampingan terhada petani-petani di Kota Padang.

Pada kesempatan itu, Hendri Septa Dt. Alam Batuah juga menyerahkan bantuan ketahanan pangan dari Dinas Pertanian Kota Padang terhadap 7 kelompok tani. Juga dilakukan penyerahan bantuan yang berasal dari corporate social responsibility (CSR) PT Semen Padang kepada 7 kelompok tani. (Taufik / Ivan / Charlie)

Post Views: 32
ShareTweetSend
Previous Post

Gubernur Mahyeldi dan Dubes RI untuk Nigeria Apresiasi Penunjukan PT Kunango Jantan sebagai Perusahaan Pembuat Mesin Pupuk Batubara

Next Post

BPBD Pekanbaru Puji Layanan Padang Command Center 112 dan Pusdalops Kota Padang

Discussion about this post

  • BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Email: [email protected]

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD PADANG
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In