• BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Senin, November 30, 2020
  • Login
Andalas Time
Advertisement
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
Andalas Time
No Result
View All Result

Menkumham Yasonna Laoly “Cegah Narkoba Masuknya Ke Lapas”.

2 April 2018
Menkumham Yasonna Laoly “Cegah Narkoba Masuknya Ke Lapas”.

Padang AT- Menteri Hukum dan Ham Yasonna Laoly, Senin siang (02/04/2018) memberikan pembekalan kepada ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kantor Wilayah Hukum dan Ham Sumatera Barat di hotel Basko Padang.

Laoly berharap, CPNS baru yang direkrut secara bersih dari pungutan itu, bisa menghambat masuknya narkoba ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Berita Lainnya

Raja Tarung-Tarung Pasaman Menangis Doakan Indra Catri Jadi Wakil Gubernur

Visi dan Misi Gubernur Kedepan Mungkin Tak Ada, Dalam Penyelesaian Ekonomi Sumbar

Gowes Bersama Keluarga, Gubernur Sumbar Imbau Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Pesan itu disampaikan Menkumham dihadapan 381 orang calon pegawai negeri sipil, yang baru saja direkrut akhir 2017 lalu. CPNS yang sebagian besar lulusan SLTA itu, akan ditempatkan di lapas-lapas di Sumatera Barat sebagai sipir penjara.

Sisanya sebagai CPNS sarjana, akan ditempatkan dibagian keahlian, seperti tenaga kesehatan, tenaga teknik dan lain-lain. Mereka akan mulai bekerja sebagai pegawai negeri sipl tahun ini juga.

Menurut Laoly, sistem perekrutan CPNS di Kemenkumham kali ini, benar-benar bersih dan jauh dari praktek pungli. Dengan perekrutan yang bersih tersebut, Laoly berpesan kepada calon abdi negara itu agar benar-benar menunjukkan integritasnya.

Salah satu persoalan besar selama ini, yaitu maraknya beredar narkoba di lembaga pemasyarakatan, karena adanya kerjasama dengan petugas-petugas lapas. Yasonna berharap, kedepan praktek semacam itu tidak ada lagi. Karena sangsi pemecatan akan menaunggu para pelakunya.

“Jangan pernah mau, tergoda dan teriming-iming oleh bandar narkoba, karena mereka akan melakukan segala cara dan daya, mengiming-imingi kamu dengan uang, meniming-imingi kamu dengan segala macam, untuk memasukkan narkoba bekerja sama dengan kurir, bekerja sama dengan siapa pun dan kau pasti langsung akan kita pecat,” tegas Laoly saat menyampaikan orasinya.

Tahun 2017 lalu, Kemenkumham merekrut sebanyak 17.578 CPNS di seluruh Indonesia dari 1,1 juta orang pelamar. 381 orang CPNS Sumbar, sebagian besar akan menjadi sipir di 22 lapas yang ada di Sumatera Barat. Dengan jumlah narapidana hampir mencapai 5000 orang.(art)

Post Views: 12
ShareTweetSend
Previous Post

Pemko Padang Sosialisasi Program Ketahanan Pangan

Next Post

Irwan Prayitno Pelaksanaan UNBK SMK di Sumbar Sudah 99,6 Persen Terlaksana

Discussion about this post

  • BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Email: [email protected]

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In