• BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Kamis, Juni 13, 2024
  • Login
Andalas Time
Advertisement
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD PADANG
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD PADANG
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
Andalas Time
No Result
View All Result

Ketua DPRD Supardi Menilai Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Akan Merosot Jika Tak Ada Teroboson

4 Mei 2024
Ketua DPRD Supardi Menilai Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Akan Merosot Jika Tak Ada Teroboson

Andalas Time,Payakumbuh - Sebagai Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Supardi menilai pertumbuhan ekonomi Sumbar akan bisa terus merosot jika tak ada terobosan. Termasuk akan semakin turun jika tol di Sumbar tak kunjung usai.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Sumbar, Supardi saat menjadi narasumber Pertemuan Filantropi Angkatan II Kota Payakumbuh yang digelar 30 Maret hingga 2 Mei lalu di Bukittinggi.

Berita Lainnya

Wakil Ketua DPRD Sumbar Suwirpen Suib Pimpin Rapat Bamus Bersama Mitra Kerja

Anggota DPRD Sumbar Gustami Hidayat Alokasikan Pokirnya, Gelar Bimtek Penguatan Adat dan Budaya Minangkabau

DPRD Sumbar Gelar Rapat Paripurna Penepatan Ranperda Tentang RPJPD Tahun 2025-2045

“Jika tidak ada terobisan, Sumbar akan semakin tertinggal dibanding daerah-daerah yang sudah terhubung tol sepetti Lampung, Riau, Medan dan provinsi lainnya,” katanya.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Sumbar, termasuk Payakumbuh erat kaitannya dengan perdagangan dan ini membutuhkan persaingan kemudahan transportasi serta distribusi.

“Jika ada tol tentu lebih mudah. Ini sebuah keharusan,” tegasnya.

Supardi memaparkan, pertumbuhan ekonomi Sumbar saat ini berada di urutan kelima dari total 10 provinsi di Sumatera.

Secara umum capaian Tahun 2023 ini meningkat dibanding dua tahun lalu dimana Sumbar berada di urutan ke delapan.

“Namun ini masih rendah jika dibanding dengan rata-rata pertumbuhan nasional, yang berada di angka lima persen,” katanya.

Bahkan itu juga berada di bawah target rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Sumbar yang seharusnya 4,8 atau 4,9.

Bahkan berdasarkan data pemerintah pusat, penggunaan narkoba di area pedesaan Sumbar tergolong daerah terbanyak dan itu tertinggi ada di Payakumbuh. (*)

Post Views: 35
ShareTweetSend
Previous Post

Bertabur Hadiah,Besok PKDP Kota Padang Adakan Halal bi Halal

Next Post

Berlangsung Meriah, Drew Tucker and The New Standard Hibur Masyarakat Kota Padang

Discussion about this post

  • BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Email: [email protected]

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD PADANG
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In