• BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Minggu, November 28, 2021
  • Login
Andalas Time
Advertisement
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
Andalas Time
No Result
View All Result

Ketua DPRD Payakumbuh Dorong Guru Untuk Vaksinasi Covid-19

5 Juli 2021
Ketua DPRD Payakumbuh Dorong Guru Untuk Vaksinasi Covid-19

ANDALAS-TIME, PAYAKUMBUH,- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Payakumbuh Hamdi Agus mendorong seluruh guru yang ada di daerah tersebut dapat segera divaksin COVID-19 sebelum pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM) tatap muka dilaksanakan.

“Guru dan tenaga kependidikan merupakan ujung tombak saat PBM tatap muka, jadi diharapkan guru secara kesadaran sendiri untuk bisa divaksin COVID-19,” kata Hamdi di Payakumbuh, Senin (5/7) siang.

Berita Lainnya

Luar Biasa! Jelang Usia 51 Tahun, Kota Payakumbuh Raih Peringkat Pertama Pelayanan Investasi Terbaik Nasional Tahun 2021

Sah! Perda APBD Kota Payakumbuh TA 2022 Diketuk Palu

Erwin Yunaz Apresiasi Tim KOPSI SMP RJ Yang Melaju Ke Tingkat Nasional

Ia mengatakan guru dan tenaga kependidikan yang masih ragu untuk divaksin diharapkan bisa mencari informasi yang tepat terkait vaksin COVID-19.

“Vaksin merupakan upaya manusiawi kita, usaha kita agar dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Mari kita ikuti vaksinasi,” kata dia.

Ia menilai upaya Pemerintah Kota Payakumbuh dalam mempercepat vaksinasi COVID-19 sudah sangat baik karena terus gencar memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

“Mari kita lebih giatkan, masyarakat juga jangan takut untuk divaksin karena sebelum divaksin kita juga diperiksa kesehatannya,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Agustion mengatakan saat ini sudah lebih dari 60 persen dari sekitar 1950 guru dan tenaga kependidikan yang telah divaksin.

“Kita sudah memberikan imbauan dan edaran agar guru dan tenaga kependidikan kita untuk segera ikut vaksin COVID-19,” ujarnya.

Ia mengakui guru dan tenaga kependidikan yang belum divaksin tersebut terdiri dari dua kelompok, pertama yang mengaku ada penyakit penyerta dan kedua yang belum mau divaksin.

“Merujuk kepada edaran Wali Kota Payakumbuh, bagi ASN yang tidak mau divaksin akan diberikan sanksi dengan penundaan pemberian tunjangan seperti sertifikasi dan akan dibayarkan ketika telah divaksin,” kata dia.

Ia mengatakan bahwa sanksi untuk guru dan tenaga kependidikan ini akan dijalankan ketika PBM tatap muka sudah dilaksanakan kembali.

Post Views: 13
ShareTweetSend
Previous Post

Usai di Lantik, Pengda JMSI Maluku Lakukan Raker I di Pantai Natsepa

Next Post

Warga Merasa Senang Jalan TMMD 111 Kodim 1202/Skw Sudah Bisa Dilintasi.

Discussion about this post

  • BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Email: [email protected]

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In