• BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Kamis, Desember 3, 2020
  • Login
Andalas Time
Advertisement
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
Andalas Time
No Result
View All Result

Kadis Kesehatan Padang Berikan 243 Ribu Anak Imunisasi Pada Bulan Agustus-September Mendatang

23 April 2018
Kadis Kesehatan Padang Berikan 243 Ribu Anak Imunisasi Pada Bulan Agustus-September Mendatang

Berita Lainnya

Polda Sumbar Musnahkan Narkoba, Ratusan Kilogram Ganja dan 15 Kilogram Katinon

Wulan Denura : Mari Sukseskan Pemilu Badunsanak, Damai, Aman, Dan Sehat

Keberagaman Terkelola Dengan Baik, Payakumbuh Deklarasi Pilkada Aman, Damai, dan Sehat

Padang AT- Sebanyak 243 ribu anak dan balita di Kota Padang ditargetkan mendapatkan imunisasi Measles Rubella (MR) atau Campak dan Rubella yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus-September mendatang.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Ferimulyani H,M.Biomed mengatakan, imunisasi MR diperuntukkan bagi anak-anak usia 9 bulan hingga 15 tahun. Pemberian imunisasi dimulai pada Agustus untuk SD/MI/SMP/MTS atau sederajat. Dan di September dilakukan di posyandu, puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya untuk bayi dan anak yang belum bersekolah.
“Imunisasi MR ini merupakan program nasional. Dan kita melibatkan semua pihak agar program ini sukses dilaksanakan di Kota Padang,” ujar Ferimulyani saat rapat pembentukan kelompok kerja introduksi MR di aula Dinas Kesehatan Kota Padang, Kompleks Perkantoran Balaikota Padang Aie Pacah, Senin (23/4/2018).
Dijelaskannya, penyakit campak jika menimpa anak-anak dan masih dalam taraf ringan mungkin bisa diatasi dengan terapi obat dan sembuh dalam hitungan minggu. Tapi ketika virus tersebut terpapar pada ibu hamil, efeknya bisa jangka panjang. Janin yang berada dalam kandungan bisa mengalami cacat bawaan, seperti kebocoran jantung, tuli hingga buta.
“Dengan imuniasi MR ini, anak-anak kita akan turut melindungi kesehatan ibu hamil di sekitar mereka,” kata Ferimulyani.
Ditambahkannya, untuk mencapai tujuan eliminasi penyakit campak dan pengendalian Rubella (MR) di Kota Padang perlu dilakukan kampanye dan introduksi MR dengan dukungan dan kerjasama dari lintas program, lintas sektor, para pakar/ahli, organisasi prefesi, dan masyarakat melalui pembentukan kelompok kerja.
“Melalui POKJA ini diharapkan program imuniasi MR di Kota Padang bisa berjalan efektif dan efisien. Sehingga, Indonesia bebas MR 2020 bisa diwujudkan,” tutur Ferimulyani. (lm/ic)
Post Views: 11
ShareTweetSend
Previous Post

Iswandi Muchtar Ajak Masyarakat Untuk Bangun Kampung Halaman Secara Gotong Royong

Next Post

Korem 03/Padang Mayor Inf Feri Handra Pimpin Apel Gabungan di Kec, Padang Selatan

Discussion about this post

  • BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Email: [email protected]

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In