• BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Rabu, Oktober 28, 2020
  • Login
Andalas Time
Advertisement
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
Andalas Time
No Result
View All Result

IMABSII Gelar Seminar dan Simposium

21 Desember 2017
IMABSII Gelar Seminar dan Simposium

Berita Lainnya

Andre Rosiade, Kunci Kemenangan NA - IC Oleh : Novri Investigasi

Mario Syah Johan : Gerindra Siap Kawal Perkuatan Peran Mamak di Pemerintahan NA - IC

Dari Fase PSBB Hingga AKB, Inilah Grafik Perkembangan Covid-19 Di Kabupaten Agam

Padang AT- Ikatan Mahasiswa Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia se-Indonesia (IMABSII) mengadakan seminar dan simposium bertema “Peran Bahasa dan Sastra Indonesia dalam Membendung Radikalisme dan Terorisme”. Kegiatan ini dituanrumahi IMABSII STKIP PGRI Sumatera Barat bertempat di kampus itu, Rabu (21/12/2017).
Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah mendapat kehormatan membuka sekaligus didapuk menjadi “keynote speaker” seminar dan simposium yang diikuti seribu lebih mahasiswa dari seluruh Indonesia itu.
Mahyeldi mengatakan, Bahasa Indonesia adalah pemersatu bangsa yang besar ini. Pengguna Bahasa Indonesia yang berakar dari Bahasa Melayu ini sangat besar melingkupi beberapa negara di Asia Tenggara.
“Selain itu, Bahasa Indonesia juga cukup layak jadi bahasa internasional mengingat penggunanya mencapai ratusan juta populasi di dunia,” kata Mahyeldi.
Terkait terorisme dan radikalisme, menurut Mahyeldi, melalui bahasa dan sastra yang baik yang dipahami sebagai kesamaan pengungkapan pemikiran dalam komunikasi tentunya Bahasa Indonesia alat yang tepat.
Pada kesempatan ini, Sekjen IMABSII Dira Wulandari mengamini yang disampaikan Walikota Mahyeldi. Selaku generasi muda yang mendalami Bahasa dan Sastra Indonesia secara akademis, maka semangat yang pernah digaungkan dalam Sumpah Pemuda tetap akan selalu menjadi rekomendasi.
“Bahasa dan Sastra Indonesia representasi semangat Sumpah Pemuda untuk meningkatkan persatuan guna mewaspadai radikalisme dan terorisme,” sebutnya. (du/yz)
Post Views: 12
ShareTweetSend
Previous Post

SMK SMAK Lakukan Kegiatan Kemah Bhakti Siswa

Next Post

Walikota Latihan Menembak di Batalyon Marinir Teluk Bayur

Discussion about this post

  • BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Email: [email protected]

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In