• BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Rabu, Oktober 21, 2020
  • Login
Andalas Time
Advertisement
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
Andalas Time
No Result
View All Result

Hafal Tiga Juz,Bisa Masuk SMK 3 Padang

25 Juli 2019
Hafal Tiga Juz,Bisa Masuk SMK 3 Padang
Andalas-Time.com- Penghafal Quran (Hafiz) sangatlah dimudahkan dalam pengurusan masuk sekolah di SMK Negeri 3 Padang. Mereka digolongkan ke dalam jalur tahfiz, salah satu jalur tol agar tercatat sebagai siswa di sekolah yang berlokasi di Jalan Sudirman Padang itu.

“Kami melakukan tiga sesi penerimaan. Satu diantaranya adalah penerimaan peserta didik baru (PPDB) offline untuk menjaring para hafiz, siswa berprestasi dan mengikuti perpindahan orang tua. Khusus yang hafal 3 juz bebas memilih jurusan, bahkan bebas memilih SMA/SMK,” ujar kepala SMK 3 Padang, Zulkifli, S.Pd saat menerima kunjungan Anggota DPD RI H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, S.IP., MH Rabu 24 Juli 2019.

Jalur tahfiz ini merupakan keberlanjutan program yang dilakukan dalam penerimaan SD dan SMP. Jadi Zulkifli menyatakan pihaknya mudah pula melakukan seleksi lewat jalur ini sebab orang-orangnya sudah diketahui. Paling-paling jumlahnya bertambah seiring meningkatnya animo untuk menghafal Qur’an ini.

Berita Lainnya

Cegah Covid-19, Pramuka Kota Padang Sosialisasikan Perda AKB dan Kampanye 3 M

Plt Wako Hendri Septa Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar 2020

Agar Tak Dikenakan Sanksi Berat, Plt Wako Hendri Septa Imbau Warga Kota Padang Patuhi Perda AKB

Setelah selesai penerimaan secara offline, barulah dimulai PPDB online pada tanggal 4-6 Juli 2019. Siswa yang diterima lewat offline dan online ini diharuskan daftar ulang. Jika tidak, mereka dinyatakan gugur.

Zulkifli menambahkan guna memenuhi daya tampung dilakukan pula penerimaan online tahap kedua. Jumlah yang diterima berdasarkan hasil seleksi-seleksi sebelumnya. Proses itu selesai pada 13 Juli.

Berdasarkan hasil PPDB, Zulkifli menyimpulkan sekolahnya diminati. Peminat mencapai 920 orang. Sementara yang diterima hanya 370, dimana 353 siswa kita jaring lewat PPDB online.

“Alhamdulillah proses PPDB kami berjalan dengan lancar dan sukses. Sesuai dengan perencanaan dan persiapan yang dilakukan berdasarkan koordinasi dengan dinas,” ujarnya.

Di hadapan perwakilan dinas pendidikan Sumbar, Zulkifli bersama jajarannya berharap tokoh-tokoh Sumbar seperti Leonardy turut memperjuangkan revitalisasi bangunan sekolah. Mereka mengibaratkan gedung sekolah itu sudah mirip dengan rumah makan dibandingkan lembaga pendidikan.

Pihak sekolah pernah mengkalkulasikan pembagunan lokal dan ruangan kantor sebesar Rp.5,3 miliar. Sudah diajukan permohonan kepada Kementerian Pendidikan namun belum ada tanggapan. “Kami mohon bapak ikut mendorong proposal kami itu. Lahan kami sempit tak mungkin menambah atau merenovasi satu demi satu lokal atau ruangan,. Harus direvitalisasi,” ungkapnya.

Anggota DPD RI H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, S.IP, MH mendukung kebijakan yang diambil oleh kepala sekolah selatan adanya aturan zonasi berdasarkan tempat tinggal siswa dan memadukannya dengan peraturan gubernur yang mengatur zonasi yang diperluas dalam penerimaan murid baru.

Leonardy menyatakan kedatangannya ke SMK 3 negeri dalam rangka tugas pengawasan terhadap pelaksanaan UU Sisdiknas berkenaan dengan sistem zonasi dalam PPDB tahun ini. “Kita ingin melihat sejauh mana implementasi peraturan perundangan dan aturan turunannya diterapkan. Apa dampaknya dan kemungkinan apa yang diterapkan di Sumbar hingga PPDB berjalan aman, lancar dan tertib ini bisa jadi masukan agar pendidikan Indonesia lebih baik dan merata di seluruh daerah,” ungkapnya.

“Kebijakan memberikan tempat khusus kepada para penghafal Qur’an (hafiz) merupakan pemacu motivasi tersendiri bagi peserta didik. Prestasi akademik dan prestasi keagamaan bisa mengantarkan mereka mendapatkan lembaga pendidikan yang diinginkan,” ujarnya dalam pertemuan yang dihadiri Kabid PLS Dinas Pendidikan Sumbar, Irman, wakil kepala sekolah, Humas dan guru SMK 3 Padang tersebut.

Adapun terkait revitalisasi gedung SMK itu, Leonardy memberikan penilaian pantas didukung. Sekolah itu banyak diminati, berada di pusat kota dan terus mengembangkan mutunya. Sekolah yang dulunya adalah SMEA 2 yang telah ada.sejak 1969 itu telah pula menghasilkan alumni yang kompeten di bidang administrasi.

“Sebenarnya anggaran Rp5,3 miliar itu bisa diajukan ke pemerintah provinsi saja. Tapi saat ini memang beban APBD Sumbar cukup berat setelah pemindahan kewenangan SMA/SMK ke provinsi tanpa disertai pemindahan anggaran. Insya Allah kita akan dukung. Mari sama-sama kita upayakan,” ajak Leonardy. (*)

Post Views: 4
ShareTweetSend
Previous Post

Kapolda Fakhrizal : Sumbar Aman Dari Ancaman Teroris

Next Post

Sumsel Raih 3 Penghargaan Lomba PKK Tingkat Nasional 2019 di Padang

Discussion about this post

  • BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Email: [email protected]

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In