• BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Minggu, Oktober 25, 2020
  • Login
Andalas Time
Advertisement
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
Andalas Time
No Result
View All Result

Camat Fuji Astomi : Sampah Lingkungan Bisa Memiliki Nilai dan Menghasilkan Uang

6 Agustus 2019
Camat Fuji Astomi : Sampah Lingkungan Bisa Memiliki Nilai dan Menghasilkan Uang

Andalas – Time.com- Barang bekas yang dulunya terbuang dan dianggap sampah, ternyata bisa dimanfaatkan menjadi barang bernilai ekonomi. Warga Kelurahan Rawang, Kecamatan Padang Selatan mulai belajar memanfaatkannya melalui pelatihan yang diadakan kelurahan, Senin (05/08/2019).

Di sela pelatihan, Camat Padang Selatan, Fuji Astomi mengatakan, sampah tidak selalu mengotori lingkungan bila warganya peduli dan memiliki kreatifitas. Sampah basah bisa dijadikan komposter, sedangkan sampah jenis plastik, logam dan kertas bisa dijadikan barang bernilai.

Berita Lainnya

Posko Tim Relawan Pemenangan NA - IC Nagari Tanjung Beringin Lubuk Sikaping Terbentuk

Razia Masker, Malah Petugas Tangkap Pengendara Bawa Tuak 6 Jeriken

Batang Malandu Nagari Ganggo Bonjol Meluap, Ratusan Rumah Tergenang Air

“Sampah lingkungan bisa memiliki nilai, tidak membuat kotor lingkungan asalkan warga peduli dan kreatif. Bukan hanya peduli untuk membersihkan tetapi kreatif memanfaatkannya,” kata camat saat membuka “Pelatihan Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Barang Bernilai” di Kelurahan Rawang.

Menurut Fuji Astomi, dengan pelatihan ini masyarakat akan menyerap ilmu dari narasumber. Selain itu mendapatkan motivasi untuk lebih kreatif sehingga dari sampah bisa menjadi sumber pendapatan.

“Dari ilmu yang didapatkan, bisa menambah pendapatan,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Rawang Andi Amir menyebutkan, masyarakat melihat peluang baru setelah terbentuknya bank sampah dan Lembaga Pengelola Sampah (LPS). Ada 2 bank sampah yang dibentuk dan satu unit LPS yang aktif mengumpulkan barang bekas yang bisa dimanfaatkan warga.

“Dari bank sampah dan LPS yang ada bisa didapatkan sampah jenis plastik yang bisa dibuat kerajinan tangan seperti tas, jambangan bunga dan karya lainnya,” kata Andi.

Pelatihan kali ini diikuti oleh kelompok -kelompok masyarakat yang terdiri dari kader dan ibu rumah tangga, sebanyak 60 orang.

“Saat ini baru pelatihan dasar sebagai tahap permulaan, nanti akan diadakan pelatihan lanjutannya yang mencakup kreasi dan pemasarannya,” kata Andi Amir.(h/i)

Post Views: 4
ShareTweetSend
Previous Post

Tim Penyuluh Sosial Agam Goro Massal Bersama TMMN di Palembayan

Next Post

Masih Menunggu Keputusan MK,Pelantikan 45 Anggota DPRD Agam Tertunda

Discussion about this post

  • BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Email: [email protected]

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In