• BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Kamis, Mei 30, 2024
  • Login
Andalas Time
Advertisement
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD PADANG
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD PADANG
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
Andalas Time
No Result
View All Result

BNPB, TNI, dan Polri Komit untuk Sumbar, Gubernur Mahyeldi Imbau Warga Terdampak Bencana Tak Khawatir

15 Mei 2024
BNPB, TNI, dan Polri Komit untuk Sumbar, Gubernur Mahyeldi Imbau Warga Terdampak Bencana Tak Khawatir

Andalas Time,Sumbar - Pemerintah pusat melalui BNPB, TNI, Polri, dan Kementerian/Lembaga terkait lain kembali menegaskan komitmen untuk mendampingi pemerintah daerah (Pemda) dan masyarakat Sumbar, selama masa tanggap darurat hingga masa pemulihan pascabencana banjir lahar dingin dan longsor. Bantuan logistik dan personel tambahan selalu disiagakan dan siap disalurkan saat diperlukan.

Penegasan itu disampaikan Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto; Pangkogabwilhan I, Laksdya Agus Hariadi; dan Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suharyono, saat mengunjungi warga korban banjir lahar dingin dan longsor di pos pengungsian Manunggal, Limo Kaum, Tanah Datar, Rabu (15/05/2024). Turut serta dalam kunjungan itu, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah; Pangdam I/BB, Mayjen TNI Hasan Hasibuan; Danrem 032/Wbr, Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo; Danlantamal II Padang, Laksma TNI Syufenri; Bupati Tanah Datar, Eka Putra; Anggota DPR RI, Jhon Kenedy Aziz, dan beberapa pejabat lainnya.

Berita Lainnya

Tangkal Peredaran Hoaks Jelang Pilkada 2024, Wartawan Sumbar Study Tiru Ke KPU Jatim

Kawal Demokrasi Tampa Hoaks dan Haters, Wartawan Sumbar Study Tiru Ke Polda Jatim

Dilantik Sebagai Pj Sekdako Padang, Yosefriawan Diminta Langsung Tancap Gas

“Selama masa tanggap darurat ini, kita fokus memulihkan dampak. BNPB akan tetap berada di sini, memastikan semua kebutuhan warga terpenuhi dengan baik. Bagi keluarga yang masih kehilangan anggota keluarganya, berhak untuk meminta petugas terus melakukan pencarian hingga keluarga yang hilang itu ditemukan,” ucap Letjen TNI Suharyanto yang telah memasuki hari ketiga berada di Sumbar.

Hal senada disampaikan Pangkogabwilhan I. Laksamana Madya Agus Hariadi, yang menegaskan bahwa TNI akan selalu melekat dengan masyarakat di tengah situasi kedaruratan seperti saat ini. Ia pun meminta seluruh prajurit di wilayah kejadian bencana dan sekitarnya, untuk lekas bergerak, mendinginkan suasana, mempercepat normalisasi situasi, dan memberikan pelayanan terbaik untuk segala kebutuhan warga.

“Pemerintah hadir bersama Bapak/Ibu sekalian. Kami dari TNI hadir melekat. Bapak adalah bapak kami. Anak-anak adalah anak-anak kami. Saya apresiasi seluruh prajurit yang telah bergerak mendahului, tetap jaga kesehatan, dan terus berupaya menormalkan situasi. Jika ada kebutuhan personel tambahan, kami siap,” ujar Laksdya Agus Hariadi.

Hal senada juga diutarakan Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suharyono. Ia menegaskan, Polri berkomitmen bahu-membahu bersama Pemda dan masyarakat di Sumbar hingga situasi pascabencana lahar dingin dan longsor kembali kondusif. “Polri berada di tengah bapak/ibu sekalian. Sebagaimana amanat Bapak Presiden dan Kapolri, kami akan hadir sampai tuntas,” ucap Irjen Suharyono.

Menggapi dukungan yang luar biasa terhadap upaya pemulihan pascabencana di Sumbar, Gubernur Mahyeldi Ansharullah pun meminta agar seluruh masyarakat terdampak bencana untuk tenang dan tak khawatir. Sebab, kehadiran pemerintah semata-mata untuk mendukung upaya pemulihan pascabencana, yang memang menjadi tanggung jawab pemerintah terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

“Tempat pengungsian adalah tempat yang aman. Segala kebutuhan ada di sini. Jika ada yang kurang, laporkan dan nanti akan dipenuhi. Tidak usah risaukan apa pun. Tenangkan pikiran. Jika ada rumah yang rusak atau hanyut, nanti pemerintah yang akan membangunkan. Kalau tidak punya tanah, nanti kita carikan tanahnya. Terpenting, pendataan harus dilakukan secepat mungkin. Sembari waktu pemulihan berjalan, pendataan juga harus dilakukan,” ucap Gubernur.

Sejauh ini, bencana banjir lahar dingin dan longsor yang menerjang Kabupaten Agam, Tanah Datar, dan Kota Padang Panjang telah menimbulkan korban jiwa sebanyak 58 orang, dan 35 orang lainnya hilang dan masih dilakukan pencarian. Selain itu, 33 warga menjsdi korban luka-luka, dan lebih dari 1.500 warga saat ini bertahan di pengungsian. (adpsb/isq)

Post Views: 40
ShareTweetSend
Previous Post

Bantu Korban Galodo Tanah Datar, Bupati Solok Epyardi Asda Bahas Penanganan dengan Kepala BNPB dan BMKG

Next Post

Kunjungi Posko Bukik Batabuah, Kepala BNPB dan Gubernur Sumbar Sampaikan Informasi Seputar Relokasi

Discussion about this post

  • BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Email: [email protected]

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD PADANG
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In