• BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Jumat, Oktober 23, 2020
  • Login
Andalas Time
Advertisement
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI
No Result
View All Result
Andalas Time
No Result
View All Result

Baznas Kabupaten Solok Belajar Ke Baznas Kota Padang

11 Juli 2019
Baznas Kabupaten Solok Belajar Ke Baznas Kota Padang

Berita Lainnya

Mendagri Tito Karnavian Bersama Pemprov Sumbar Imbau Masyarakat Waspadai Kenaikan Kasus Covid-19 Setelah Libur Panjang.

Covid-19 Kian Mengganas,18 Warga Payakumbuh Positif Corona

Sumbar Kembali Raih penghargaan TPID Terbaik se Sumatera

Andalas-Time.com- Kerja keras, kerja ikhlas dan kerja cerdas dalam mengelola zakat tidak bisa ditawar tawar.
Ketiga prinsip itu, harus diterapkan para Amil Zakat sehingga pengelolaan harta zakat bisa dilaksanakan dengan baik. Maksimal.
Setidaknya prinsip prinsip itu pula yang membuat kinerja pengurus dan karyawan Baznas Padang, Provinsi Sumatra Barat, terus meningkat. Bergerak.
“Indikasi keberhasilan pengurus Baznas dalam mengelola zakat, bila Mustahik (penerima zakat) beroba statusnya dari Mustahik (penerima zakat) naik menjadi Muzakki (pembayar zakat),” ujar Ketua Baznas Padang, H. Episantoso ketika menerima delapan dari 11 pengurus Baznas Kab. Solok yang studi banding ke Baznas Padang, Selasa, 9 Juli 2019.

Nah, untuk melahirkan pengusaha pengusaha baru, tentu kata Episantoso, diperlukan strategi yang jitu. Mulai dari upaya meroba mental hingga pola hidup yang betul.
Tahun 2019 Baznas Padang menargetkan lahir 150 Muzakki baru. Apa mungkin? “Ya, mungkin saja. Sebab bila pola yang kita tawarkan pada Mustahik masuk akal. Artinya program pemberdayaan yang di ajukan bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.
Dijelaskan, Baznas Padang sedang berjuang melahirkan 150 0rang pengusaha baru. Dengan rincian sebanyak 50 orang mustahik yang dibina jadi penguusaha jamur tiram.
” Sebanyak 50 orang pula Mustahik yang dibina menjadi pengusaha telor puyuh , Sedangkan 50 0ramg lagi dibina sebagai pengusaha ikan lele,” sebut Episantoso.
Pihak Baznas Kab. Solok merasa senang bisa studi banding ke Baznas Mota Padang. “Pengumpulan zakat Baznas Kab. Solok baru Rp. 6 Miliar. Jadi Baznas Padang sangat layak tempat kami belajar,” sebut Ketua Baznas Kab. Solok, Sukardi.
Dalam pertemuan ini hampir tiga jam turut hadir Ketua Baznas Kota Padang, H. Episantoso, Wakil Ketua I, H. Syafriadi Autid, Wakil Ketua III, Nursalim dan Wakil Ketua lV Ust Siril Firdaus.
Sedangkan dari Baznas Kab. Solok selain Ketua Baznaz Kab. Solok, Sukardi, Wakil Ketua I, Nazaruddin, Wakil Ketua II, Elyunus, Wakil Ketua III Syahrul Ramadhan dan Wakil Jdfua IV Fauzia Amir, Bidang Sekretariat Tarmin dan H. Jasmadi Bidang Pendistribusian. (Awkar/in).
Post Views: 6
ShareTweetSend
Previous Post

Bupati Indra Catri Buka TNI Manunggal di Palembayan

Next Post

Ditresnarkoba Polda Sumbar Kembali Ringkus 5 Orang Pelaku Pengedar Ganja

Discussion about this post

  • BOX REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • VISI MISI
  • TENTANG KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • KODE ETIK
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
Email: [email protected]

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

No Result
View All Result
  • HOME
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMPROV SUMBAR
  • BANK NAGARI
  • DPRD
  • INVESTIGASI
  • PARIWISATA
  • OLAHRAGA
  • PARIWARA
  • OPINI

© 2020 PT ANDALAS MEDIA BERSAUDARA

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In