free stats

Kasubag Humas DPRD Kota Padang Elfauzi Lega Masa ODP nya Berakhir

Andalas-Time.com–  Kasubag Humas dan Protokoler DPRD Kota Padang, Elfauzi saat ini merasa lega lantaran masa pengawasannya telah habis pada tanggal 29 Maret 2020 kemaren setelah Dinas Kesehatan Kota Padang menyatakan bahwa dirinya masuk daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid – 19 sepulangnya dari Kota Bandung bersama rombongan anggota DPRD Kota Padang pada 15 Maret 2020 lalu.
Kepada media ini Senin (30/3/2020) di ruang kerjanya.Elfauzi menceritakan,” bahwa ia bersama rombongan anggota DPRD Padang berjumlah enam orang berangkat ke Kota Bandung dalam rangka Workshop Nasional Sekwan seluruh Indonesia Dimana dalam pertemuan itu dihadiri sekitar 1.500 peserta,”ujarnya.
Sepulangnya dari Kota Bandung pada tanggal 15 Maret 2020, besoknya Senin tanggal 16 Maret 2020, petugas dari Dinas Kesehatan Kota Padang memeriksa kesehatan seluruh rombongan yang baru pulang dari Kota Bandung tersebut termasuk,Elfauzi sendiri.
“Sepulang dari Bandung itu saya dengan rombongan lainnya diperiksa oleh petugas Dinas Kesehatan Kota Padang mulai dari cek suhu tubuh, screening hingga riwayat perjalanan kami selama kunjungan itu ditanya oleh petugas Dinkes tersebut. Nah, diakhir pemeriksaan saya sempat kaget setelah petugas Dinkes menyatakan saya ODP Covid – 19 termasuk rombongan lainnya,” tutur Elfauzi menceritakan.
Setelah dinyatakan ODP oleh Dinas Kesehatan Kota Padang selama 14 hari kedepan terhitung sejak mulai diperiksa, Elfauzi berupaya semaksimal mungkin agar status ODP nya tidak meningkat menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dengan selalu menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan, istirahat yang cukup, rutin berolahraga serta tak kalah pentingnya Elfauzi berusaha meyakinkan diri bahwa dirinya sehat – sehat saja.
“Karena ketika kita terlalu cemas berlebihan, maka sistem kekebalan tubuh akan berkurang sehingga kecemasan timbul dan bakteri – bakteri penyebab penyakit akan mudah menyerang,” ujar Elfauzi.
Selanjutnya Elfauzi menceritakan, selama 14 hari masa pengawasan itu ia mengaku tidak ada didatangi oleh petugas Dinas Kesehatan maupun dihubungi lewat telpon sampai masa pengawasan berakhir pada, Minggu 29 Maret kemaren.
“Dengan berakhirnya masa pengawasan ODP ini, saya merasa lega dan saya bersyukur sekali bisa terbebas dari ancaman virus berbahaya yang sudah banyak merenggut nyawa manusia hampir diseluruh dunia itu,” pumgkas Elfauzi.(dan/In)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *