free stats

Tingkatkan Geliat Wisata, Pacuan Kuda Tradisional dan Open Race Reguler Payakumbuh Tahun 2020, di Tabuh

Andalas-Time.com– Perhelatan pacu kuda Tradisional dan Open Race Reguler Payakumbuh tahun 2020 kembali di tabuh. Event yang merupakan kalender tahunan Pordasi Sumatera Barat (Sumbar) tersebut digelar selama dua hari (16-17 februari) di Gelanggang Pacuan Kuda Kubu Gadang, Payakumbuh Timur.

Walikota, Riza Falepi yang membuka langsung kegiatan tersebut di hari pertama mengungkapkan bahwa Pacuan Kuda dapat meningkatkan geliat pariwisata di Kota Payakumbuh.

“Event pacuan kuda ini adalah event yang sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat Payakumbuh dan sekitarnya. Selain sebagai bentuk hiburan bagi masyarakat, event ini tentu dapat berdampak baik pada ekonomi masyarakat dan geliat pariwisata di kota Payakumbuh,” ungkap Walikota.

“Melalui event ini, kita berharap dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Payakumbuh sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” imbuhnya kemudian.

Selain itu, Riza Falepi juga mengingatkan seluruh peserta dan penonton yang hadir agar dapat menjaga keamanan dan keselamatan, agar tragedi tahun lalu tidak terulang lagi di tahun ini.

“Kalau kita tidak mematuhi semua aturan, maka kecelakaan bisa mengintai kita kapan saja, mari kita tertib, karena semua itu untuk kita juga. Selain itu kepada para pengunjung agar lebih berhati-hati dalam menjaga anak maupun barang bawaan lainnya,” katanya.

Di akhir sambutan, tak lupa Wali Kota dua periode itu mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, terutama kepada seluruh panitia yang telah bekerja maksimal, sehingga perhelatan Pacu Kuda di kota Payakumbuh tahun 2020 ini dapat berjalan dengan lancar dari pembukaan sampai penutupan nanti.

Sementara itu, Wakil Walikota Erwin Yunaz yang bertindak selaku ketua panitia pelaksana dan Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kota Payakumbuh mengucapkan terimakasih kepada Pemerinta Kota (Pemko) Payakumbuh atas dukungannya, sehingga pelaksanaan pacu kuda tahun ini berjalan sukses.

“Terima kasih kepada Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) serta kepada sponsor utama pelaksanaan pacu kuda 2020 Bank Nagari, serta donatur yang telah berpartisipasi untuk suksesnya kegiatan kita,” ujar Erwin Yunaz.

Erwin menyebutkan, tahun ini pacuan kuda diikuti oleh 84 ekor kuda, yang berasal dari Sumbar, Riau, Aceh serta Jawa Timur (Jatim) yang ambil bagian di berbagai kelas yang dipertandingkan.

“Pada pacuan kali ini masih didominasi oleh kuda dari Payakumbuh dengan jumlah 36 ekor, Bukittinggi/Agam 18 ekor, Pariaman 3 ekor, Pasaman 1 ekor, Padang Panjang 3 ekor, Sawah Lunto 3 ekor, Batuaangkar 6 ekor, Solok 1 ekor, Padang 8 ekor, Riau 2 ekor, Jatim 2 Ekor dan Aceh 1 ekor,” terangnya.

Sementara itu Ketua Pordasi Sumbar Ramlan Nurmatias mengatakan, Kota Payakumbuh sudah layak untuk meningkatkan standar lapangan pacu kuda ke lapangan pacu bertaraf Nasional.

“Sekarang kita lihat panjang lintasan di Payakumbuh baru 800 meter, dan sudah sepantasnya untuk di tingkatkan ke 1200 meter, kita berharap demikian karena melihat dari antusias penonton yang begitu tinggi di Payakumbuh ini,” ucapnya.

Ramlan berpesan agar keamanan dan ketertiban dalam pelaksanaan pacu kuda harus tetap terjaga, serta keselamatan kuda dan joki harus diperhatikan dan ditingkatkan lagi.

“Harapan kita jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, dan kepada penonton supaya tertib jangan ada yang berkeliaran di track lintasan,” tegasnya kemudian.

Dihari pertama kuda Wali Kota Payakumbuh berhasil menjadi juara pertama pada Race X, pacuan kelas CD 3 tahun dengan nama kuda Diva Dupony (G4), disusul kuda Nabila Margaretha Sitanggang atas kuda Putri Samosir (G3), sedangkan di peringkat ke-3 diraih oleh kuda Selo Queen (G3) dengan pemilik Dt. Yongki.

Pacuan Kuda Hari Ke-2, Senin (17/2)

Pacuan Kuda hari ke-2 kembali berlangsung meriah. Masyarakat Payakumbuh dan sekitarnya terlihat antusias mendatangi perhelatan tersebut.

Event pacu kuda hari ke-2 ini selain dihadiri oleh Wakil Walikota Payakumbuh, Erwin Yunaz, Ketua DPRD Payakumbuh, Hamdi Agus dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan (Forkopimda) lainnya, juga dihadiri oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman, Ketua Umum PP Pordasi, Triwatty Marciano, Ketua Umum Pordasi Sumbar, Ramlan Nurmatias dan Wakil Walikota Bukittinggi, Irwandi, serta hadirin undangan lainnya.

Kedatangan para unsur pimpinan tersebut disambut dengan tari pasambahan dan diajak pawai berkuda keliling lapangan.
Pada kesempatan itu, Wawako Erwin Yunaz tak lupa memperkenalkan brand baru kota Payakumbuh yaitu City of Randang kepada undangan yang hadir. Wawako berharap melalui iven ini dan iven olahraga atau pariwisata lainnya yang digelar di kota Payakumbuh, brand baru kota Payakumbuh sebagai kota Randang semakin dikenal di seluruh Nusantara hingga ke manca negara.

Pada hari ke-2, kuda milik Wakil Walikota Erwin Yunaz juga berhasil memenangkan pertandingan di Race 14 atas kuda Stoner (G3).

Berikut daftar pemenang pada pacuan kuda Tradisional dan Open Race Payakumbuh Tahun 2020.

Hari ke-1, Minggu 16 Feb 2020

Race 1, Draff Booggie Baru I Jarak 2400 M, dimenangkan oleh Kuda Banto Agam dengan pemilik Tiga Putri. Peringkat 2 Ratu Gabah kepunyaan Rocky dan diperingkat 3 kuda Hitam Guruah kepunyaan Pajok.

Race 2, Draff Booggie Baru II, Jarak 2400M. Juara 1 kuda milik Usman Oga atas nama Putra Kapuak, disusul kuda milik Dina dan Sakira atas nama Arok arok Cameh dan peringkat 3 kuda atas nama Budi Halu milik Muhammad Gilang Ramadhan.

Race 3, Pacuan Kelas AB Terbuka, Jarak 1.200 M dimenangkan oleh Kuda milik Fahrul Rozi BTM Stable atas kuda Bintang BTM (KP 5), disusul kuda milik H. Andi Manan Guti Stable atas kuda Namira Guti (G4) dan terakhir kuda milik H. Azmi Syahbuddin Sago Stable atas kuda Melati Taeh (G4).

Race 4, Kelas Draff Booggie Usang Baru, Jarak 3200 M dijuarai oleh kuda Anak Lanang pemilik Jerri Telkom, disusul kuda Ombak pemilik An Rajo Ameh dan peringkat 3 kuda Merah Pauh pemilik Erwan Baddam.

Race 5, Draff Booggie Usang Lama, jarak 3.200M dimenangkan kuda milik Alfi & Kenzi atas nama kuda Antokan Tanggih, disusul kuda Merah Tando milik Ison dan disusul kuda Kalupak Kapuak milik Damsuar.

Race 6, Sagalo, jarak 800 M, juara 1 kuda Draka, disusul kuda Tombak dan Merah Salido.

Race 7, Pacuan Kelas Perdana AB 2 tahun, jarak 800 M, dijuarai oleh King Agogo (KP5) dengan pemilik Toko Mas Rambuti, disusul juara 2 kuda Putra Tanjung (G3) milik Sulis Darwino Putri dan kuda Bintang Kapuk JR milim Usman.

Race 8, Pacuan Kelas E, jarak 1.200M, dimenangkan oleh kuda Zafira, milik Gusneni Marlina dari Batusangkar, diikuti kuda Mutiara Kandih milik Dea Ifa Kanza Sawahlunto dan kuda Hayati milik Nadia Salsa Pariaman.

Race 9,Pacuan Kelas CD Terbuka, jarak 1.200M dimenangkan oleh Putra Sigunting milik H.Fauzi Hasan Sawahlunto, disusul Bunga milik H. Sadri Bukittinggi dan peringkat 3 kuda Brother Ford eks Bintang 4 Saudara milik Nanda Pariaman.

Race 10, pacuan kelas CD 3 tahun dijuarai oleh kuda Diva Dupont milik Walikota Payakumbuh, Riza Falepi. Disusul kuda milik Nabila Margaretha atas kuda Putri Samosir dan kuda Selo Queen milik Dt. Yongki di peringkat 3 dari Batusangkar.

Race 11, Pacuan Kelas AB 3 Tahub jarak 1600 M dimenangkan oleh Kuda milik Ervan, Red Hard. Disus Queen Kandi milim Deri Asta dan Queen Qobar kepunyaan Nofyan Yunaz.

Race 12, Pacuan Kelas AB 3 Tahun (Derbi), jarak 1.600 M dimenangkan oleh Kuda Black Dragon Sumbar kepunyaan Amril Jailani, selanjutnya berturur-turut kuda Pitra Anugrah milik Bai Family Stable dan Gadis Impian kepunyaan Jhon Hikmah.

Pacuan Kuda Hari ke-2, Senin 17 Feb 2020

Race 1, Draff Booggie Baru I jarak 2.400 M, dimenangkan oleh Banto Agam milim Tiga Putri, disusul Ratu Gabah milik Rocky dan Putra Sikumbang kepunyaan Fazira Pariaman.

Race 2, Draff Booggie Baru II, jarak 2.400 M dimenangkan oleh kuda Putra Kapuak milik Usman Oga dari Padang, disusul Arok arok Cameh milim Dina&Sakira serta kuda Budi Halunya Muhammad Gilang.

Race 3, Kelas Draff Booggie Usang Baru, jarak 3.200 M dimenangkan Kuda Ombak kepunyaan An Rajo Ameh, disusul Anak Lanang Jerii Telkom dan Merah Pauah milik Erwan Baddam.

Race 4, Kelas Draff Booggie Usang Lama, dimenangkan oleh kuda Antokan Tanggih milik Alfi & Kenzi. Disusul kuda Merah Tando milik Ison dan Kuda Kalupak Kapuak milik Damsuar.

Race 5, Sagalo dimenangkan Tombak milik Piri Taeh dan Draka serta Merah salido milik Abak di peringkat 3.

Race 6, Pacuan Kelas Perdana E, dimenangkan Pesona Kandi milik M. Rahmad. Selanjutnya Merah Delima lunha Muslim dan Deidara Aqira milik Aqil dan Aira.

Race 7, Kelas Perdana CD 2 tahun, dimenangkan oleh The Moon milik Edi S. Harahap, disusul Kindy milik H. Ridwan dan kuda Adeline milik Nadine dan Bellvania Coneri.

Race 8, Pacuan Kelas E, jarak 1000 M, juara 1 kuda Zafira milik Gusneni Marlina, juara 2 kuda Sinar PKS milik Mustafa S.I.P dan juara 3 kuda Ratu Reviola milik Reymond Hadi.

Race 9, pacuan Kelas CD 2 Tahun, dimenangkan oleh kuda Aero Queen Talang milik Rabiautul Eeman. Kemudian kuda Jagat Satria milik Dedi Azmar dan kuda Srikandi milik Sanjai Marissa.

Race 10, Pacuan Kelas Pemula CD 2 tahun dimenangkan oleh Aradea Kinoy milik 1 CW Stable, kuda Thunder Malindo milik H.Zil Abrar diperingkat 2 dan juara 3 kuda Putri Simpati milik Muhammad Anif Pratama.

Race 11, Pacuan Kuda Kelaa AB 2 Tahun dimenangkan Kuda Innara BTM milik Fahruk Rozi, disusul Rerari Samosir milik Raja Marvi Sitanggang dan Rolling Stone milik Ari HLM.

Race 12, Pacuan Kelas Pemula AB 2 Tahun, jarak 1.200 M, dimenangkan oleh kuda Raja Tanpa Nama milik Aisyah Putri. Disusul kuda Bukittinggi Brave milik Iswandi Nurmatias dan kuda Sheza Budaya milik M. Azka & Allisha.

Race 13, Pacuan Kelas CD Terbuka jarak 1.200 M dimenangkan oleh Diva Dupont milik Walikota Payakumbuh, H. Riza Falepi. Disusul kuda Bunga milik H. Sadri dan kuda Brother Ford milik Nanda.

Race 14, Kelas AB Terbuka jarak 1.200 M dimenangkan oleh kuda Stoner milik Wakil Walikota Payakumbuh, H. Erwin Yunaz, juara 2 kuda Madani milik Aulia Prima dan juara 3 kuda Queen Qobar milik Nofyan Yunaz.

Race 15, Pacuan Boko jarak 1.600 M dimenangkan oleh kuda Melati Taeh kepunyaan H. Azmi Syahbuddin. Berturut-turut disusul kuda Namira Guti milik H. Andi Manan dan kuda Bintang BTM milik Fahrul Rozi. (Nggie/ADV)

#Lipsus Protokoller.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *