free stats

Jenazah Kerusuhan Wamena Tiba di BIM

Andalas-Time.com– Empat dari 8 jenazah warga Pesisir Selatan yang meninggal akibat kerusuhan di Wamena, Papua beberapa waktu lalu sampai di Bandara Internasioanal Minangkabau (BIM). Keempat jenazah tersebut atas nama Hendra, Fefry Antoni, Ibnu dan Nofriyanti.

Kedatangan jenazah tersebut disambut langsung oleh Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit dan Bupati Pesisir Selatan Hendra Joni, Kamis (26/9/2019). Keempat jenazah tersebut sampai di BIM sekitar pukul 16.00 WIB dan pukul 16.30 WIB.

“Sedangkan 4 jenazah masih dalam perjalanan ke BIM. 2 jenazah sampai pada pukul 17.00 WIB dan 2 jenazah lagi sampai pukul 22.00 WIB” terang Wagub Sumbar.

Nasrul Abit juga mengatakan, untuk biaya transportasi pemulangan jenazah dari Wamena ditanggung oleh Pemkab Jayawijaya, sedangkan biaya peti jenazah ditanggung oleh Pemprov dan transportasi dari BIM disiapkan oleh Pemkab Pesisir Selatan.

Setelah ini Bupati akan menyerahkan jenazah-jenazah ini kepada keluarga masing-masing untuk segera di makamkan.

“Ini kan sudah beberapa hari, jadi kondisi fisik sudah kurang baik, maka dari itu kita minta segera dikuburkan saja malam ini” sebutnya.

Untuk keadaan masyarakat Sumbar di Wamena, hari ini sudah tercatat oleh Dan Dim Pessel sebanyak 400 orang, mereka meminta untuk dikembalikan ke Sumbar, namun hal itu tidak mudah dan perlu komunikasi dan mengambil langkah-langkah bagaimana nanti memulangkan mereka.

“Laporan dari Kapolres Pessel, bahwa sampai tanggal 2 Oktober ini tidak ada pesawat, ini perlu bersabar dan yang pasti kita akan mengambil langkah-langkah yang terbaik untuk penyelamatan masyarakat kita disana” terangnya.

Keadaan masyarakat Sumbar yang di Wamena hingga saat ini masih mengungsi ke Makodim dan Mapolres dan masih berjaga-jaga.

“Kami dapat laporan, jika terjadi serangan disana, maka lonceng akan berbunyi dan seluruhnya keluar untuk bersiaga” ungkap Nasrul Abit.

Selain itu, Baznas Provinsi memberikan bantuan bagi korban kerusuhan di Wamena senilai 64 juta rupiah.(fadli/i)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *