free stats

Setelah PHO,Proyek Pembangunan Asrama Haji Syarat Bermasalah

Andalas-Time.com– Proyek pembangunan asrama haji milik Kementrian Agama Sumatera Barat berlokasi di Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman yang dikerjakan oleh PT. Rimbo Peraduan, yang menelan biaya puluhan milyar tersebut sarat diduga ada permainan.Pasalnya saat awak media melakukan pantauan kelokasi banyak pekerjaan-pekerjaan yang masih ditinggalkan dan hal itu tentu saja menuai masalah bagi masyarakat.
Kepala kantor wilayah kementerian agama (Kanwil Kemenag) Sumbar, Hendri, S.Ag menanggapi perihal indikasi kecurangan yang terjadi pada proyek tersebut mengatakan memang ada catatan-catatan kurang mutu yang harus diperbaiki pada masa pemeliharaan.

“Pekerjaan lanjutan pembangunan gedung asrama haji Batang Anai telah serah terima dan sekarang dalam masa pemeliharaan dan pada saat di PHO, memang ada catatan-catatan kurang mutu yang harus diperbaiki pada masa pemeliharaan tersebut,”katanya melalui WA.

Salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya juga menyayangkan proyek tersebut.Ia mengatakan kenapa masih ada orang yang bekerja disana padahal proyek pembangunan asrama haji itu sudah di PHO.
“Kenapa masih saja ada orang yang bekerja padahal kabarnya proyek itu sudah di PHO,”katanya.

Pakiah pemuda setempat taburansang tentang mutu pekerjaan Asrama haji telah dibangun dengan uang rakyat dan untuk kepenting bersama masak pekerjaannya masih bermasalah, diduga ada pihak-pihak terkait yang meraup keuntungan dalam pekerjaan ini, katanya dengan nada tinggi.

Saat media ini memantau kelokasi beberapa waktu lalu, banyak kerusakan-kerusakan yang ditemui seperti cat memudar, pintu panel tak menyatu, keramik dinding masih berongga, dan lift belum dipasang. Kok bisa di PHO?.
Setelah berita terbit, redaksi masih membutuhkan konfirmasi data-data kepada pihak yang kompeten. (Tim)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *